"Jika tugas awan membuat hujan, maka tugasku mencintaimu dalam diam."
hello vonnie
sheepfilms
occasionally subtle

Love Begins
The Bright Sessions

roma★
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

oozey mess
RMH

Origami Around
noise dept.
Fieri Frames
h
Not today Justin
Claire Keane
Doug Jones
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
untitled

Product Placement

seen from Malaysia
seen from Ecuador

seen from Italy

seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from Germany
seen from Ukraine

seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Brazil

seen from Vietnam
seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States
@shafuriyyaa
"Jika tugas awan membuat hujan, maka tugasku mencintaimu dalam diam."
BERSAMA
Sejenak aku teringat akan kebersamaan yang terjadi antara aku, kamu dan Dia.
Aku selalu berpikir, apakah ini hanya khayal yang memenuhi ruang atau memang Dia sedang memberi setitik tanda.
Dengan adanya dirimu aku menemukan sedikit celah yang membuatku tersadar akan sebuah perubahan, tentu perubahan yang patut.
Namun, ada hal yang membuatku mengerti bahwa Dia-lah tokoh utama dalam kebersamaan aku dan kamu.
Sebuah usaha dalam untaian do'a yang pernah aku lantunkan untuk dirimu tak pernah lepas dari bantuan Dia.
Terkadang berusaha itu tidak mudah, selain ekspektasi yang patah, ada harapan yg harus terhenti dan menjadi angan.
Aku tidak ingin untuk terlalu merasa tersakiti padahal belum pernah memulai, hanya karena Dia cemburu pada harapanku.
Untuk ku, apakah sudah benar-benar berusaha untuk selalu bersama dan mencinta kepada Dia yang Maha Cinta. Atau malah, hanya menaruh rasa yang belum sepantasnya terhadap makhluk tanpa melibatkan Dia?
MIMPI
Dua tahun yang lalu, aku selalu membayangkan diriku akan menjadi seorang jurnalis.
Bukan karena politik, atau bisa mengelilingi tokoh masyarakat, bukan. Bukan itu yang menjadi tujuan. Hanya saja, aku ingin selalu menulis.
Tapi secara perlahan, bayangan akan menjadi seorang jurnalis yang aku agungkan mulai memudar.
Bayangan yang membuat hatiku berdebar kini menghilang dengan sempurna. Dan aku tersadar akan satu hal.
Menjadi jurnalis bukanlah mimpi ku yang sesungguhnya. Yang membuat hatiku selalu berdebar adalah pena dan kertas.
Bagaimanapun nantinya yang akan menjadi wujud nyata dari sebuah bayangan ini, akan lebih menyenangkan jika hidup dengan melibatkan Sang Maha Kuasa untuk ikut andil menentukan setiap mimpi yang ada, kan?
Bermimpi memang menyenangkan, tetapi akan lebih mengesankan jika kita dapat bangun untuk mewujudkannya.
Memang tidak akan pernah tau bagaimana jawaban akhir dari setiap prosesnya, maka dari itu nikmati dan jalani dengan pasti.
Bayangan yang tidak nyata itu akan berubah menjadi nafas yang berarti untuk terus menggapai mimpi.
Agar tidak selamanya menjadi angan-angan, tentu aku harus meraih dan yakin pada diriku sendiri bahwa apa yang aku yakini itu akan menjadi kenyataan.
Hidup dengan pena dan kertas sebagai pelengkap untuk menyusun kata demi kata yang berarti adalah mimpiku. Jadi, apa mimpimu?
Sen, 18 Mei 2020
Shafuriyyaa