Hujan Bulan Juni
Dirahasiakannya setetes rindu dari pelupuk matamu..
Disembunyikannya berjuta pilu terhadap tangismu..
Seluas harapan dari doa yang sunyi..
Mari kita nikmati meski tak setabah hujan bulan Juni..
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Türkiye
seen from China
seen from Italy
seen from China

seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from Malaysia
seen from Italy

seen from Italy
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Spain

seen from Malaysia
seen from China
seen from Saudi Arabia

seen from Malaysia
seen from China

seen from Spain
Hujan Bulan Juni
Dirahasiakannya setetes rindu dari pelupuk matamu..
Disembunyikannya berjuta pilu terhadap tangismu..
Seluas harapan dari doa yang sunyi..
Mari kita nikmati meski tak setabah hujan bulan Juni..
Halo, November. Apa kamu masih kelabu? Ini aku kasih warna yang cerah agar harimu cerah pula.
Aku mencintaimu. Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni
hujan, & gemerisik rindu
hari ini hujan, dan kau tau? aku benar-benar merindukanmu.
gemerisik-gemerisik di atap yang berbunyi merdu karna jatuh bersamaan lalu bergantian, mengingatkanku pada hari dimana kita saling berdeketan di bawah satu payung yang sama.
Hari itu, bukan kah kita berjanji untuk selalu begini di hujan-hujan selanjutnya?
ku rasa tidak. Sebab hujan kali ini, aku malah duduk sendiri di sebuah halte bus depan kampus memandang lurus ke depan.
Bukan karna aku takmau menerobos dan berbasah-basah, Tapi lebih disebabkan aku tak mau kehujanan sendirian; bermandi rindu dan rasa sepi tanpamu.
Hai Juni,
Kita bertemu lagi untuk ke 21 kali nya
Tak terasa sudah pertengahan tahun saja ya, padahal seperti nya aku baru saja mendengar gemerlap kembang api di tahun baru.
Oh ya, banyak yang mengatakan kau adalah bulan hujan, hingga Eyang Sapardi pun menerbitkan karya spesialnya untuk mu "Hujan Bulan juni"
Aku juga tak tau apa sebabnya kau selalu dikaitkan dengan hujan. Lalu kemudian Hujan selalu dikaitkan dengan rindu.
Hahaha ada ada saja ya.
Pesan ku untukmu...
Semoga kau tetap kuat ya, seperti bulan-bulan sebelumnya yang penuh duka dari pada suka. Semoga kehadiranmu membawa angin segar bagi kami semua. Kata nya dibulan mu ini akan berlaku New Normal. Semoga saja dengan ada nya kebijakan ini bisa menstabilkan semua sektor yang sebelumnya terkena dampak dari pandemi.
Hmmm, kalau harapan ku sendiri
Semoga banyak kejutan baik di bulan ini. Mungkin saja dapat doi gitu, Hahaha tidak tidak maaf aku bercanda. Aku hanya ingin keadaan segera pulih agar semua bisa beraktifitas seperti biasanya.
Okeee, semangat bulan juni. Semoga tahun depan kita masih bisa saling bercengkrama lagi ya.
Untuk yang sedang berulang tahun dibulan ini. Selamat menempuh usia baru di bulan penuh rindu.
01 Juni 2020 | 19.23
"Jika tugas awan membuat hujan, maka tugasku mencintaimu dalam diam."
Sapardi Djoko Damono
Sosok ini pertama kali aku tau lewat ibuku. Ibuku yang mulai mencintai menulis di saat umurnya kepala empat, mengagumi karya Sapardi yaitu "Hujan Bulan Juni". Buku itu adalah sumber inspirasi di setiap antologinya. Berulang kali ia menceritakan betapa kagumnya ia terhadap tulisan-tulisan sosok ini. Ia mengagumi bagaimana kalimat-kalimat sederhana yang tidak berlebihan diksi mampu menancap dihatinya. Setiap kali ia hendak menulis sebuah puisi, buku itu selalu ia buka dan ia baca dahulu. Tidak hanya sekedar dibaca, ibuku juga memberikan coretan sebagai penanda yang aku tidak tau apa maksudnya.
Bapak Sapardi, meskipun ragamu sudah tidak disini, tapi tulisan-tulisanmu akan terus bernafas dan abadi. Terimakasih telah menjadi sumber insipirasi banyak manusia.
Selamat jalan, eyang 🥀
Mengheningkan cinta .... #sapardidjokodamono #hujanbulanjuni #sastra #penyair https://www.instagram.com/p/CCzxWG5jshT/?igshid=rknndqce1eat