Perempuan tidak akan bisa memahami dunia laki-laki sebelum baca Metamorphosis. Laki-laki tidak akan bisa memahami dunia perempuan sebelum baca Perempuan di Titik Nol.
hello vonnie

★

⁂
cherry valley forever

blake kathryn
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
wallacepolsom
almost home
will byers stan first human second
noise dept.

shark vs the universe
No title available
No title available
he wasn't even looking at me and he found me
Jules of Nature

JBB: An Artblog!
I'd rather be in outer space 🛸
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
tumblr dot com

if i look back, i am lost

seen from Latvia

seen from Japan

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Mexico

seen from Egypt
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Sri Lanka

seen from Singapore
seen from Türkiye
seen from United States
@shalsihab
Perempuan tidak akan bisa memahami dunia laki-laki sebelum baca Metamorphosis. Laki-laki tidak akan bisa memahami dunia perempuan sebelum baca Perempuan di Titik Nol.
Rezeki itu udah Allah atur, tapi kalo kamu males-malesan, Allah juga males ngaturnya.
Zaid bin Amr
Nanti, semua nabi akan dibangunkan bersama umat mereka di Padang Mahsyar.
Nabi Isa, diikuti oleh seluruh umat Kristian yang mengikuti baginda. Nabi Muhammad, bersama umat Islam pun turut bangun. Dan diantara Nabi Isa & Nabi Muhammad, ada seorang lelaki bangun. Siapa dia?
Dia bukan nabi maupun rasul. Dia cuma seorang lelaki biasa. Dia adalah Zaid bin Amr bin Nufail.
Dia hidup di zaman Nabi Muhammad. Hanya saja ketika itu, baginda belum ditabalkan menjadi nabi. Zaid cuma kenal baginda sebagai Muhammad. Sejak awal, Zaid memang tidak bersetuju dengan tindakan masyarakat Arab yang menyembah berhala.
Dia pun tidak pernah makan makanan yang disembelih atas nama berhala. (Bukhari 3826). Dia terang-terangan mengkritik masyarakat Arab jahiliah atas kejahilan mereka menyembah berhala.
Zaid juga dengan berani mengatakan bahawa di sini, hanya dia seorang diri yang benar-benar mengamalkan agama Nabi Ibrahim. Manakala orang lain semua telah tersesat dan syirik.
Kalau ada orang yang ingin membunuh anak perempuan, Zaid akan selamatkan anak perempuan itu. Dia akan ambil dan jaga anak perempuan itu baik-baik hingga mereka besar (Bukhari 3828).
Zaid selalu berdiri depan Kaabah dan ebrdoa kepada Allah:
"Ya Allah, andai aku tahu cara ibadah yang Kamu sukai, pasti aku akan beribadah kepada-Mu dengan cara itu. Namun aku tidak mengetahuinya." Dia kemudian bersujud ke atas tanah.
Suatu ketika ada satu peristiwa penting ketika itu, ada perayaan jahiliah. Penduduk Mekah berpesta dan mengelilingi berhala. Lalu Ada 4 orang Arab yang sangat tidak bersetuju dengan agama yang sudah dipercayai ini. 4 orang ini menyelinap keluar dan berkumpul, mereka bersepakat untuk mengembara mencari agama yang benar. Empat orang ini adalah:
1. Waraqah bin Naufal
2. Zaid bin Amr
3. Uthman bin al-Huwairith
4. Ubaidullah bin Jahsy
Zaid bin Amr pun keluar dari Mekah, menuju Syam. Di sana dia bertemu pendeta Yahudi dan Nasrani, namun semua petunjuk mengarahkan agar dia tetap taat dengan agama tauhid yang dibawa oleh Nabi Ibrahim, yaitu agama Hanif. Dan kesemua petunjuk juga mengarah kepada Nabi Muhammad. Bagindalah yang akan menjadi nabi terakhir. Zaid bergegas pulang ke Mekah, dengan harapan dapat bertemu nabi yang dijanjikan itu.
Dalam perjalanan, Zaid dihalang dan dibunuh. Dia tidak sempat bertemu Nabi Muhammad. Sebelum meninggal dunia, Zaid berdoa,
"Ya Allah, jika aku tidak sempat bertemu nabi ini, maka janganlah Engkau halangi anakku darinya."
Nabi Muhammad mengiktiraf bahawa Zaid bin Amr adalah seseorang yang benar-benar mengikuti agama Hanif. Baginda berkata, "Dia akan dibangkitkan seorang diri sebagai satu umat, antara aku dan Isa bin Maryam." (Nasa'i 8131).
"Aku masuk ke dalam syurga dan melihat Zaid bin Amr bin Nufail punyai 2 tingkatan (syurga)."
Zaid tidak sempat bertemu Nabi Muhammad. Tetapi ingat doa beliau? Allah kabulkan. Anaknya, Sa'id bin Zaid dapat bertemu Nabi dan memeluk Islam. Dia adalah orang terawal memeluk Islam, dan termasuk 10 orang sahabat yang dijanjikan syurga. Dia adik ipar Umar bin al-Khattab.
19 Januari, 2026
Tuhan kasih apapun yang koruptor inginkan beserta keluarganya hidup sejahtera. Sementara lu struggle mati-matian hanya untuk menjadi orang baik.
November Rain
Setiap orang punya November Rain-nya sendiri, yang bisa di definisikan sebagai cinta yang mewah, megah, namun tidak bertahan lama.
Lagu yang rilis pada tahun 1991 berdurasi hampir 9 menit itu, tersimpan satu lirik yang menjelaskan inti dari lagu tersebut.
"Nothing lasts forever, even cold November rain.."
Tidak ada yang abadi, bahkan cinta yang terlihat sempurna.
Menggambarkan suatu cinta yang semula utuh penuh warna, perlahan memudar, kehilangan bentuk aslinya. Dan bukan kebencian yang tersisa, tapi keheningan yang membuat dua orang berjalan ke arah berbeda, meski masih saling menatap.
Lirik-liriknya seolah berdialog antara ego dan penerimaan; ingin tetap bertahan tapi tak bisa dipaksakan. Karena keikhlasan sesungguhnya adalah tentang penerimaan. Intinya, cinta yang pelan-pelan mati di November Rain bisa karena waktu atau manusianya yang berhenti berjuang. Sampai saat ini, jawabanya seolah menggantung, tapi itu balik lagi ke siapa yang mendengarkan.
"Akan masuk surga suatu kaum yang hati mereka seperti hati burung."
(HR. Muslim no. 2840)
Dulu, saya sempat mikir enaknya jadi burung terlebih burung seperti elang; bisa terbang bebas sendirian, tidak adanya musuh, mau ngapain aja suka-sukanya dia, bisa sombong dan menertawakan binatang lain yang berjalan diatas tanah, tapi ternyata gak seperti itu. Burung dikenal lemah lembut dan sangat takut kepada Allah. Mungkin saking bebasnya dan sunyinya perjalanan, tidak ada pertolongan yang bisa diharapkan selain Allah. Sama seperti manusia yang berjalan seorang diri.
"Jika cinta adalah ibadah, maka patah hati adalah jalurku mendalami, semakin dalam hingga tak mampu lagi aku membedakan antara mana kasih sayang, mana kehilangan."
- Jalaluddin Rumi
Bandung
Bandung, layaknya seorang kakek tua yang mulai lelah dengan hidupnya. Ditengah selogan Martinus Antonius Weselinus Brouwer yang sudah melekat erat di benak warganya, yakni sebagai kota yang diciptakan Tuhan saat ia sedang tersenyum, menjadikan apapun terasa romantis dan terlanjur diromantisasi, seolah setiap orang masih bisa tersenyum apapun yang terjadi.
Jalanan macet apalagi menjelang weekend, gedung-gedung dibangun lebih tinggi daripada pohon-pohon tua, mafia tanah yang merajalela, ketimpangan sosial si kaya berkuasa, gang-gang bau pesing, tikus-tikus got bermunculan saat malam tiba, bocah ingusan bekendara, lampu merah yang lamanya tak berlogika, patroli yang seolah tak henti namun saat dibutuhkan entah kemana; maraknya copet, begal, rampok, gangguan gengster, gelandangan, trotoar rusak, belum lagi saat orang-orang bilang Bandung setelah hujan itu romantis, nyatanya banyak selokan yang meluap, banjir menggenangi jalanan, sampah bermunculan, bau tak sedap dan banyak lagi kotoran yang menampakkan diri.
Sialnya, orang-orang seolah menutup mata dan lebih tergiur dengan menikmati senja dengan secangkir kopi di kedai fancy dibawah pohon rindang, ngobrol bersama temanya disertai waktu yang melambat. Menikmati jalan bersama pasangan di trotoar jalan Braga, berfoto ria di depan teater tua de Majestic, menyapa kudapan di kuliner Cibadak, belanja baju di Cihampelas, atau sekedar menikmati lampu tembaga di depan Dago Plaza, bersama dinginya angin menjelang malam, kabut perlahan turun dari Babakan Siliwangi seolah membawa pesan bahwa Bandung dari sisi berbeda akan segera tiba. Ya, Bandung tatkala siang dan malam jelas berbeda.
Tentu saja, namanya juga cinta, baik dan buruknya akan tetap diterima. Mungkin yang dimaksud adalah cinta buta; cinta yang membiarkan borok dan enggan untuk disembuhkan tapi malah didiamkan sampai membusuk.
Seperti pedang bermata dua, sebagaimana pujian adalah racun; keindahan adalah keburukan yang belum terlihat, atau sengaja Tuhan sembunyikan, orang-orang terlanjur mencintai tanpa bisa memaknai, menghasilkan pemuja tak beretika, tak mau menerima kekurangan, selalu bangga dengan apa-apa yang telah diterima, layaknya orang tua yang dengan bangga menceritakan masa lampaunya kepada anak-anaknya, yang entah seperti apa kebenaranya.
Bandung tak jauh berbeda dari itu, karena terlalu tua menjadikan slow livingnya sebagai pemikat padahal jebakan waktu yang fana, bahwa jatuh cinta di Bandung adalah cita-cita setiap orang yang kerap diusahakan, lengkap dengan sejuk dan rindang pohon angsana.
Dan seperti yang telah disampaikan di awal kata; Bandung, layaknya seorang kakek tua yang mulai lelah dengan hidupnya, yang selalu memberikan kehangatan kepada siapapun yang mencintainya, yang sering kita benci namun tidak ingin ia pergi, yang kita anggap risih karena keras kepalanya namun tetap meminta kata-kata bijaknya, yang kita anggap beban namun tetap dirindukan, yang kita anggap pengganggu namun ingin selalu ada, yang dirasa telah mati tapi tetap menjadi pusat kehidupan bagi anak-cucunya.
Bandung, layaknya seorang kakek tua, ia akan tetap hidup bersama orang-orang tersayangnya.
Rumah, 20 Agustus 2025
Hormon
Alasan kenapa seseoang tidak boleh berhubungan intim sebelum menikah apalagi perempuan adalah, karena perempuan setelah melakukanya, akan mengeluarkan hormon oktitosin yang bersifat mengikat dan dopamin yang menjadikanya senang, kedua hormon tersebut akan meningkat, dan mengikat antara perempuan kepada laki-lakinya.
Sementara laki-laki kebalikanya, akan kehilangan hormon testosteron dan menjadikan dopaminya ikut turun. Meskipun hormon prolaktinya keluar, yakni yang membuat ia puas, tapi setelahnya dia malah gak senang.
Satu-satunya yang bisa menjadikan laki-laki mulai menyukai pasanganya adalah dengan hormon vasopressin, yakni hormon yang keluar ketika ia sudah kenal/dekat kurang lebih 3 bulan. Dimulai dengan memikirkan dan perlahan ada keinginan untuk berkomitmen kalo emang sesuai denganya.
Itulah kenapa pacaran dan HS lebih merugikan perempuan, karena mereka lebih memiliki perasaan terikat daripada laki-laki. Sekalipun dia salah, perempuan akan dengan mudah memaafkan dan laki-laki akan dengan bebas mengulang kesalahanya lagi.
#reminder
Rumus biar hubungan lu baik-baik aja adalah dengan mengatur mood. Jadi, perempuan itu mahluk yang moody-an, kayak misal, dia "seolah ngizinin" lu pergi, tapi gak sepenuhnya seneng lu pergi. Bisa karena dia gak diajak atau gak mungkin aja pergi, dirumah banyak kerjaan, ada anak yang harus diurus blablabla..
Intinya, mood lu harus lebih rendah dari istri. Kalo mood istri 6, mood lu harus 5. Kalo pas dia ngizinin lu ke acara terus dia bilang "have fun ya.." terus pas pulang ditanya "gimana acaranya?" Lu jangan ngejawab yang bagus-bagus apalagi bikin dia nyesel gak ikut. Kalo mau selamat, bilang aja, "acaranya gak asik, ngebosenin.. " atau apa pun yang bikin dia seneng. Karena rumusnya kalo dia lagi gak seneng, lu harus lebih gak seneng dari dia, kalo dia lagi happy, lu harus nunjukin kalo lu lebih happy lagi pas dia happy. Aseli.
#remninder
Dalam konteks menikah, perempuan yang meninggal nanti di surganya akan dipertemukan dengan suaminya yang terakhir. Sementara jika laki-lakinya yang meninggal, nanti di surga akan dipertemukan dengan wanitanya yang paling solehah.
Mungkin itu salah satu alasan ibu saya tidak ingin menikah lagi meski bapak sudah meninggal. Karena jika ia menikah lagi lalu meninggal, artinya ibu dipertemukan dengan suami terakhirnya, sementara bapak tidak bertemu siapa-siapa.
Trauma dan Luka
Trauma dan luka yang tak di obati cenderung hanya akan mengganggu psikis manusia, bahkan terlihat dalam kehidupan seseorang yang dianggap normal sekalipun. Terlebih, jika lukanya tidak bisa ia sampaikan, yang ada malah didiamkan bahkan sampai membusuk.
Hal itu ditandai dengan hubungan yang tidak sehat (dengan siapapun), komunikasi yang terbatas, mati rasa secara emosional dan pola hidup yang stagnan atau destruktif. Alih-alih menyembuhkan diri, yang ada malah menjaga jarak, menghindari konflik emosional dan menekan perasaan menyakitkan yang menjadikan traumanya hidup kembali.
Hal itu jelas tidak bisa disembuhkan seorang diri, perlu bantuan orang lain, dan orang itu harus benar-benar tepat, benar-benar siap menemani; agar ia bisa memaksa dirinya untuk menghadapi luka lamanya, bukan malah dihindari. Prosesnya jelas tidak mudah, perlu penerimaan dan penyadaran diri yang tak sebentar. Yang penting, semua dimulai dari berani berbicara, jujur, terbuka, dan berhenti menyangkal.
22 Juli 2025
Kita dari kecil terbiasa akan kesopanan tanpa kejujuran. Sehingga pas udah gede, kita sering tersinggung dengan orang yang jujur, tapi nyaman dengan kepalsuan.
Seperti katamu; aku telah membutakan sebelah mataku jika hanya menilai satu sisi. Karena seseorang yang telah kehilangan satu matanya tidak akan melihat dengan benar. Terkadang kebenaran bukan berasal dari cerita tapi dari sesuatu yang disembunyikan.
Sering ku bertanya, kebahagiaan seperti apa yang Tuhan perlihatkan kepadaku hingga aku yakin dan menjawab 77 kali untuk tetap dilahirkan ke dunia?
Komedi Putar
Ketika jatuh cinta, aku sedang menaiki komedi putar; memberanikan diri mengantri, menunggu, menginjakkan kaki dilantai yang berputar dengan tempat duduk beraneka rupa. Menguatkan nyali demi sensasi, menikmati hembusan angin yang menerpa wajah, sesekali bersorak girang, berputar-putar. Ada yang tertawa bahagia, ada yang menangis takut celaka. Tapi tak apa, namanya juga naik komedi yang diputar.
Anak itu amanah, sama seperti pekerjaan; kalo kamu kerjanya gak amanah, si bos bakal marah besar.