A : Anakmu masih kecil sudah sekolah di sekolah Islam gak kasihan tiap hari suruh hafalan
B : gak papa, daripada ngapalin tiktok
A : "*#'©©°^•`
🪼
Game of Thrones Daily

Love Begins

#extradirty
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Misplaced Lens Cap

祝日 / Permanent Vacation
Monterey Bay Aquarium

Janaina Medeiros

if i look back, i am lost

oozey mess

blake kathryn
hello vonnie
macklin celebrini has autism

★
cherry valley forever
Lint Roller? I Barely Know Her

JBB: An Artblog!

JVL

❣ Chile in a Photography ❣
seen from Israel
seen from Italy
seen from Trinidad & Tobago
seen from Argentina
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Italy
seen from United Kingdom
seen from Finland
seen from Chile

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Argentina

seen from Türkiye
seen from Ethiopia
@shanumdaily
A : Anakmu masih kecil sudah sekolah di sekolah Islam gak kasihan tiap hari suruh hafalan
B : gak papa, daripada ngapalin tiktok
A : "*#'©©°^•`
Hebat versi anak 3 tahun
Jum'at pekan lalu sholat Jum'at ngajak 2 bocil usia 4,5 tahun dan 3 tahun. Saat khatib sedang kutbah hanya seperti anak-anak pada umumnya, lari-larian, tiduran dll. Kreativitas muncul ketika sholat di mulai terdengar suara gemericik air dari tempat wudhu. Selesai sholat ku datangi tempat wudhu ternyata yang besar celana basah yang kecil basah semua baik baju maupun celananya. Yang bikin keki dengan santainya sikecil yang tiga tahun berceloteh " Abi, byan hebat bisa wudhu sendiri pakai air. Karena anak merasa hebat gak mungkin marah, ya sudah dengan sedikit eh ku jawab santai "iya byan hebat, lebih hebat lagi kalau wudhu pakai airnya gak basah. Sebagai orangtua kita harus menyesuaikan dengan pemahaman anak, ternyata anak punya sudut pandang sendiri. Itu membuat orangtua harus terus belajar dan belajar upgrade diri untuk memahami anak supaya tidak emosi dalam memahami anak.
Berikan sedikit jalan jika ambulan sirenenya masih terdengar begitu cepat iramanya. Karena pertanda di dalam ada nyawa yg lgi diperjuangkan. Setidaknya sedetik kelonggaran jalan mampu menyelamatkan hidup seseorang. Karena kalau sirinenya udah berubah bunyi dgn nada panjang artinya yg didalam ambulan itu sudah tiada. Meskipun nyawa itu kuasa ALLAH. Namun manusia itu wajib mengupayakan semampunya
Saat diam semakin di injak-injak
Saatnya bangkit melawan dan hancurkan
Agar tiada lagi penindasan
Menang bukan untuk menginjak tapi untuk memerdekakan
Memulai Lagi
Bismillah memang semua sudah takdirNya, namun sebagai manusia kita di wajibkan usaha. Takdir mutlak kuasaNya usaha wajib bagi hamba. Takdir memang misteri makanya hasil bukan tujuan, cukup berusaha yang benar tidak melanggar syariat maka akan di nilai ibadah. Setiap takdirNya adalah baik hanya kita yang mengetahui. Ya Allah hari ini ku mulai melangkah kembali menjemput rezeki dariMu, hamba hanya berusaha hasil kupasrahkan kepada engkau.
Setiap Kapal sudah Memiliki Rute dan Tujuannya, hanya terkadang ada penumpang belum sampai tujuan sudah mabuk** duluan bahkan ada yang nekat minta Nahkoda untuk putar haluan ada juga yang mau ganti nahkoda eh ada juga yang pindah kapal padahal Rute dan tujuannya sama.
Beruntunglah orang-orang yang meninggalkan kesenangan dunia, sebelum dunia meninggalkannya
Lebih baik salah dalam memaafkan
Daripada salah dalam memberi hukuman
Sejenak menepi
Mengisi amunisi
Atur strategi
Siap terbang lebih tinggi
Di medan jihad kulihat para pejuangnya satu persatu berjatuhan gugur meraih kemuliaan syahadah. Sedangkan di medan dakwah kusaksikan satu demi satu para pejuangnya berjatuhan karena tergelincir oleh kenikmatan dunia.
اللهم نسألك الثبات حتى الممات
Bulan Ramadhan
Rabu, 20 Maret 2024
1. Bulan berkah. az-ziyadah fil-khair" yakni kebaikan yang semakin bertambah baik dan berkualitas. Artinya banyak kebaikan. Termasuk orang yang tidak solat, mengerjakan sholat. Apalagi kita yang terbiasa melakukan kebaikan, harusnya lebih baik lagi.
2. Untuk maksimal kan itu perlu hati yang bersih.
Kalau kita baca Qur'an 1 juz lebih, berarti kita hanya berhenti di sini. Padahal otak kita masih bisa dimaksimalkan. Maka dikatakan orang Indonesia itu mahal. Karena jarang digunakan. Padahal sebenarnya kita bisa memaksimalkan. Yang paling berat adalah Istiqomah. Maka memperbanyak istighfar itu akan membuat kita banyak meneteskan air mata, terlebih waktu sahur atau subuh. Perlu kita siapkan waktu 10 menit untuk istighfar. Rasakan akan ada sesuatu yang beda pada diri kita. Insyaallah itu akan membuat diri kita istiqamah. Kita sudah tahu potensi kita masing-masing.
3. Apabila di bulan Ramadhan saja kita tidak memperoleh kebaikan-kebaikan, mau kapan lagi? Maksimalkan yang kita mampu. Semoga Allah mudahkan bagi kita semuanya. Untuk dapat beramal sebanyak-banyaknya.
Tapi kita tetap harus menampakkan kebenaran. Jangan sampai kebenaran menjadi samar karena setiap orang hanya menyimpannya dalam dada.
Allah tidak melihat siapa yg menang dan siapa yg kalah, tapi Allah melihat dimana kita berjuang 💪 , sesungguhnya perjuangan untuk kebenaran dengan keikhlasan dan kejujuran itulah kemenangan sejati
Kita memang tidak pernah tahu bagaimana takdir Allah berlaku, tapi melihat kedzoliman demi kedzoliman yang terus dilestarikan rasanya ngeri untuk membayangkan bagaimana nasib anak cucu kelak.
"Pemilu bukan untuk memilih yg terbaik, tapi untuk mencegah yang terburuk berkuasa. " - Magnis Suseno.
Politik itu kotor?
@edgarhamas
Sejauh ini, saya sudah melihat langsung bagaimana prinsip seseorang berubah total dari pejuang mulia menjadi seorang pragmatis. Tapi, saya juga melihat orang-orang berhati besar yang menjadikan politik sebagai caranya berkhidmat dan menebar manfaat.
Saya sudah sampai pada titik sakit hati berkali-kali melihat sosok yang saya kagumi pemikirannya berbalik jadi orang yang halalkan segala cara demi kepentingannya.
Tapi saya juga melihat orang sangat ikhlas yang tadinya tak mau dikenal, namun ia terpanggil untuk benahi keadaan.
Politik itu, berat. Seninya sulit.
Terlebih bagi orang yang idealis. Makanya tidak banyak orang yang tahan berkecimpung di dalamnya. Apalagi yang benar-benar hanya bisa bedakan hitam dan putih saja.
Tapi kalau kita tak peduli, maka ruang kosong itu selamanya akan tetap dikotori.
Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid dan sepintar-pintar siyasah. Begitu yang dipesankan HOS Tjokroaminoto.
Berpolitik, bersiyasah, adalah cara meluaskan manfaat dalam skala yang besar. Umat yang tak peduli politik, akan dipermainkan oleh politisi yang tidak peduli umat.
Di sebuah kampung terpencil di kaki gunung Slamet ku dapatkan lagi pelajaran berharga. Ada kisah disana seorang anak perempuan masih kelas 1 SD yang Allah uji dengan begitu berat. Ia hidup sebatangkara di mulai dari ayah yang meninggal di lanjut ibunya kemudian di asuh kakek & neneknya. Namun itu pun tak lama Allah memanggil kakeknya kemudian neneknya. Setelah ia sendiri, pelajaran itu kudapatkan bagaimana seorang takmir masjid kampung setempat memberikan statement di hadapan jamaahnya "sesungguhnya dipanggilnya seluruh keluarga anak itu bukan hanya ujian untuk ia, tapi sebenarnya Allah telah menguji kita bagaimana kepedulian kita semua untuk merawat anak itu, dan sungguh Allah telah mengalihkan tanggungjawab anak itu dari keluarganya kepada kita semua". Dan yang membuat ku semakin kagum adalah masyarakat sekitarnya mereka saling berebut untuk merawat, ada yang mencucikan baju, ada memberi uang jajan, ada yang membiayai sekolah dan lain sebagainya. Walaupun sebagian besar masyarakat hidup dalam kesederhanaan karena mayoritas bertani & berkebun. Ya Rabb berilah RahmatMu pada kampung tersebut tinggikan derajat masyarakatnya dan terkhusus untuk anak itu sungguh Engkau sebaik-baiknya penjaga & penjamin rejekinya.