âSebuah Seni Bersikap Bodo Amatâ
Terkadang kita perlu bersikap bodo amat terhadap hal-hal yang kita anggap tidak penting.
Buku ini akan menjelaskan bagaimana cara kita bersikap bodo amat dan kenapa bersikap bodo amat itu penting dalam kehidupan kita.
Awalnya tertarik mau membaca buku ini, karena melihat covernya. Di sana ada kata-kata tentang pendekatan yang waras demi menjalani hidup yang baik dengan cara bersikap bodo amat. Maksud bodo amat di sini, bukan berarti bersikap acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar. Tetapi lebih ke dalam memilah terhadap tindakan yang perlu disikapi, karena tidak ada yang nama nya masa bodoh. Kita pasti memedulikan sesuatu. Namun, terkadang kita terlalu berlebihan peduli terhadap sesuatu hal sepele yang bahkan kadang sangat tidak penting.
Berikut tiga seni dalam bersikap bodo amat :
Seni #1 Masa bodoh bukan berarti menjadi acuh tak acuh, masa bodoh berarti nyaman saat menjadi berbeda
Seni #2 Untuk bisa mengatakan âbodo amatâ pada kesulitan, pertama-tama harus peduli terhadap sesuatu yang jauh lebih penting dari kesulitan
Seni #3 Entah kamu sadari atau tidak, Kamu selalu memilih suatu hal untuk diperhatikan. âKedewasaan muncul ketika seseorang belajar untuk peduli hanya pada sesuatu yang sangat berhargaâ.
Nah, masa bodoh di sini berarti kita fokus kedalam menyelesaikan hal sulit yang bisa kita hadapi dan nikmati. Bukan menghindari setiap kesulitan. Cukup sisihkan perhatian untuk hal-hal yang benar-benar layak dalam kehidupan kita.
Ada kata-kata yang saya sukai pada buku ini yaitu, âKita secara pribadi bertanggung jawab atas segala hal dalam hidup kita, tak peduli seperti apa kondisi di luar diri kitaâ (hal 111). Hal Ini berkaitan dengan ajaran syariat islam, bahwa kita umat manusia tidak bisa mengambil kendali terhadap apa yang terjadi, semuanya sudah di takdirkan oleh Allah SWT. Namun kita lah yang membuat keputusan dalam pilihan hidup, dimana keputusan tersebut harus mampu untuk dipertanggungjawabkan nantinya di akhirat. Dan tanggung jawab yang besar akan menuntut kekuatan yang besar. Dengan kita menerima tanggung jawab atas masalah yang dihadapi akan menjadi langkah pertama untuk menyelesaikannya.
Dalam buku ini, penulis mengatakan bahwa hidup ini akan tetap berisi kegagalan, kerugian, penyesalan dan kematian. Jadi kita tidak apa-apa gagal, karena hidup di dunia ini kita tidak tahu apa pun bahkan ketika kita pikir kita tahu, kita benar-benar tidak tahu apa yang akan dilakukan. Jadi tidak ada salahnya kan untuk selalu berusaha. Karena hidup adalah tentang tidak mengetahui apa pun dan kemudian melakukan sesuatu, apa pun yang terjadi (Hal 184). Kita yakin dan percaya, bahwa apa pun hasilnya itu baik untuk kita, yang penting usaha dan niat tetap di jalan Allah SWT.
Satu lagi, hal yang diperlukan dalam bersikap bodo amat, yaitu kita memerlukan komitmen. Komitmen akan memberi kebebasan karena perhatian kita tidak lagi teralihkan oleh hal-hal yang tidak penting dan tidak karuan.
Jadi yang menarik di buku ini, bagaimana si penulis sangat terbuka dalam menghadapi kehidupan dan menariknya terkadang ada beberapa pendapat dari si penulis yang sesuai dengan ajaran islam. Di buku ini, si penulis menginginkan kita cerdas memilah hal yang terjadi dalam hidup kita, mana yang penting dan tidak penting. Hal yang tidak penting inilah yang patut kita sikapi dengan bodoh amat.















