Tak semua hal mewah bisa dianggap indah, tapi yang indah bisa diciptakan dari rasa cukup yang tak terhitung jumlah
EXPECTATIONS
occasionally subtle
art blog(derogatory)
macklin celebrini has autism
Jules of Nature
todays bird
almost home
Show & Tell
No title available

Discoholic 🪩
Not today Justin
Game of Thrones Daily

Origami Around
One Nice Bug Per Day

izzy's playlists!
Sade Olutola
Misplaced Lens Cap

pixel skylines
🪼
will byers stan first human second
seen from Ireland

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Ireland
seen from Colombia
seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from Russia

seen from India

seen from France

seen from Malaysia

seen from Iceland
seen from United States

seen from China

seen from Taiwan

seen from United States

seen from United States
seen from Brazil
@shofikhairina
Tak semua hal mewah bisa dianggap indah, tapi yang indah bisa diciptakan dari rasa cukup yang tak terhitung jumlah
yang aku pelajari, cinta bukan hanya soal memberi tetapi saling mengisi
Salah satu bentuk syukurmu terhadap pasanganmu, yaitu percaya bahwa ia anugrah yang diberikan oleh-Nya untukmu
Cerita Pulang Sekolah #9 : Pelajaran Favorit
Semasa sekolah siapa yang tidak punya salah satu pelajaran yang paling disukai, sedari SD mungkin sudah punya entah matematika, olahraga, seni budaya atau pelajaran lainnya.
Kali ini aku bercerita tentang mayoritas pelajaran favorit anak-anak kelasku, yaitu olahraga. Sesekali ku tanya mengapa mereka menyukai pelajaran itu, ternyata memang mereka suka explore sesuatu yang berada di luar kelas. Tidak bisa dipungkiri bahwa olahraga pelajaran yang paling sering belajar di luar kelas.
Kemarin kamis mereka belajar beberapa bentuk melompat, melompat jauh dan melompat sambil berputar. Saat menutup jam pelajaran olahraga untuk melanjutkan pembelajaran berikutnya, tiba-tiba ada yang menangis sesenggukan di ujung kelas sebelum pembelajaran berikutnya dimulai.
“Ustadzah isam nangis” terdengar suara salah satu anak kelas. Dari kejauhan ku tanya ada apa justru semakin kencang tangisannya. Perlahan ku hampiri dan ku tanya isam dengan sedikit berbisik mengapa ia menangis dan ia menjawab “mau olahraga terus gamau ganti pelajaran.” setelah pembicaraan panjang yang tentu penuh kesabaran karena menangisnya cukup membuat kelas tidak kondusif, akhirnya luluh dengan kalimat satu ini;
“ Sam, tau ngga ustadzah itu sayang lo sama kamu makannya jam pelajaran ada waktunya masing-masing. kalau olahraga terus berlebihan dong, nanti kamu bisa sakit, terus kalau ngga lanjut pelajaran berikutnya kapan lancar berhitung, membacanya. Isam sayang ustadzah juga kan? kalau sayang, habis ini ke kamar mandi wudhu yaa, kita pelajaran matematika.”
Seketika ia mengusap air matanya dan bergegas ke kamar mandi. Langsung ku mengela nafas, hati guru mana coba yang tidak lega.
Walau belum menjadi orangtua, semoga kelak kita bisa meluaskan sabar pada anak sendiri dan bisa saling memahami tanpa memandang tua dan muda.
Cerita waktu itu yang tersimpan di draft, Klaten, 27 Januari 2022
Ada kekuatan yang jauh lebih besar dari pada kekuatan cinta, yaitu ketika kita berkhidmat untuk saling mengharapkan kebaikan akhirat atas apa yang aku jumpai pada dirimu dan diriku
kata mas, waktu itu
Menjadi bagian dari harimu mungkin adalah sesuatu hal yang tidak pernah aku sangka. Tetapi bersamamu, aku tau kita akan lebih kuat jika melewatinya bersama-sama
Ada yang berbeda dari lebaran tahun ini. Ketika setiap jabat tangan, permohonan maaf lahir batin terucap yang berbalas maaf pula dan sebuah doa-doa baik. Terdengar bisikan lirih suara ayah di telingaku,
“semoga kelak menjadi istri yang shalihah, taat sama suami, lemah lembut lisan dan hatinya. Kalau susah, berdoa minta sama Allah ya mbak.”
dan malam ini, ku tutup dengan Aamiin dari doa-doa baik yang terucap dan seketika yang tertahanpun banjir.
tepat 25 tahun, 2 bulan dan tinggal menghitung hari. Terimakasih ayah telah menjagaku hingga detik ini, mengusahakan berbagai hal untuk menjadikan anakmu lebih baik lagi. Walau masih jauh dari kata shalihah, melalui harap dan doamu akan ada sesuatu yang tak henti ku upayakan.
Klaten, 2 Mei 2022 - 1 Syawal 1443 H
Kalau mengandalkan sisa rasa, jelas tidak ada habisnya. Tetapi jika mengandalkan-Nya, semua akan jauh lebih bermakna.
Ya, seperti pertemuan kita yang tak pernah disangka-sangka
ada yang berharga, namun tak kunjung kau temui dan syukuri, yaitu kamu sebagai dirimu sendiri.
Selamat memperluas syukur! mencintai diri sebagai mana Sang Pencipta memberi yang terbaik versi dirimu sendiri, bukan orang lain.
Menemukan Jalan
Seiring berjalannya waktu,
yang terasa samar kini mulai nampak jalannya
yang terasa tak ada tujuan kini jelas arahnya
yang terasa jauh kini terasa dekat keberadaannya
dan yang aku tau aku tak bisa apa-apa tanpa izin-Nya
Ya Allah Ridhoi jalan ini, tuntun kami dan ringankan setiap tapakan langkah perjalanan kaki kami. Baik sekarang ataupun nanti
Walau kami tau bahwa kami tak cukup kuat, tetapi kami tau bersama harap yang tertuju pada-Mu kami akan jauh lebih kuat
Klaten, 27 April 2022
Tenang, bersama-Nya semua akan baik-baik saja
satu persatu tali itu terlepas dalam perjalanan dan kisahmu tak hanya bertahan dalam tulisan, tetapi juga dalam kenangan
selamat menyambut tali berikutnya, yang tak henti putus mengharap Ridho-Nya
lagi-lagi merisaukan yang tak perlu, padahal kamu sendiri tau bahwa ada Sang Maha Penentu
Kurang dan Lebih
Kenapa ya kebanyakan kita merasa kurang? Apakah benar selama ini rasa syukur yang kunjung terucap, tidak melalui perantara hati?
Jelas saja yang tau hanya dirinya sendiri dan Penciptanya.
Pada dasarnya manusia tidak ada yang melampaui ‘lebih’ kan? hanya saja kita-kita ini yang membuat kadar sendiri. Padahal yang terlihat ‘lebih’ terkadang masih merasa kurang menurutnya.
Nyatanya yang dibilang ‘kurang’ di mata kita, menurut-Nya adalah cukup. Sebab kita tahu, bahwa semua yang kita miliki adalah keseluruhan milik-Nya.
Jadi, selamat memanfaatkan sebaik-baiknya rasa cukup dan menerima rasa syukur dengan hati yang tidak tertutup!
Klaten, 8 Maret 2022
Kali ini aku memilih untuk lebih bersabar di sebuah ruang, dan menunggu giliran menuju ruang terang. Sebab mengikuti kemauan-Mu adalah hal-hal yang membuatku tenang.
saat mulai gelisah, mungkin Allah memintamu untuk lebih berserah