Sebuah reminder untuk saya yang masih sering susah jauh dari HP & Kasur
we're not kids anymore.
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
cherry valley forever
dirt enthusiast
AnasAbdin

Origami Around

#extradirty
🪼
noise dept.
KIROKAZE
tumblr dot com
Cosmic Funnies

oozey mess
DEAR READER

if i look back, i am lost
Keni

祝日 / Permanent Vacation
trying on a metaphor
No title available
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from South Africa

seen from South Africa
seen from Iraq

seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from Finland
seen from Italy

seen from Türkiye
@sintaupiidh
Sebuah reminder untuk saya yang masih sering susah jauh dari HP & Kasur
MY PRECIOUS WOMEN
Time flies so fast,
Dahulu kamu dapat bertemu kapanpun dan sampai jam berapapun, kini mencuri-curi waktu bertemu sepulang kerja.
Pukul 8 sudah terasa begitu malam jika belum berada di rumah..
Dahulu masih topik ringan seputar tempat nongkrong baru dan rencana liburan yang realisasinya hanya 25%, kini membahas topik absurb seputar rumah tangga dan hubungan dengan mertua/suami ..
Kami tidak selalu akur, sering kami merasa kesal satu sama lain, saling menghujat di group WA sudah terasa biasa ..
Terimakasih tuhan, kami diberikan kesempatan bertumbuh bersama, merasakan pahit manis masa sekolah, jatuh dan putus cinta, berjuang bersama menyelesaikan skripsi, mencari tempat kerja terbaik, menjadi saksi hidup kebodohan dan kekonyolan yang dapat memproses kami sampai menjadi saat ini ..
Semoga kami masih bisa terus seperti ini sampai nanti berkumpul mengajak cucu masing-masing ..
Denpasar, 05 Agustus 2020
Menunggu
Beberapa waktu lalu, saya sempat menanyakan hal sederhana ini dengan beberapa teman saya, tentang, apa hal yang paling berkesan dari menunggu?
Dan kebanyakan dari mereka menjawab akan hal yang sama, bahkan saya hanya menemukan sedikit sekali perbedaan diantara jawaban-jawaban mereka, yang salah satunya berkata;
"Berkesan? tidak ada yang berkesan dari kata menunggu, saya tidak suka, yang saya tau, menunggu itu membosankan."
Dan kemarin, saya mencoba menanyakan hal yang sama dengan seseorang, yang entah datang darimana saya bisa sebegitu percaya, jika dia, mampu menjelaskan sisi lain dari menunggu. Yang saya tau, dia memiliki pola pikir yang lebih luas dari sekedar kata "membosankan".
Dia bilang;
"Menunggu itu keikhlasan. Tidak semua orang bisa, menunggu itu bukti jika seseorang sayang sama kita. Menunggu juga bukan hanya untuk orang-orang yang berstatus pacaran, LDR, dan lainnya. Banyak kan definisinya. Kaya misal, menunggu cinta seseorang yang orang itu tidak tau lagi ditunggu, asal kitanya ikhlas dan yang ditunggu itu pasti, tidak ada yang membosankan dari menunggu".
Dari jawabannya itulah, saya merasa jika segala sisi buruk di dunia ini, adalah sisi baik yang belum sempat, dan sangat sulit kita temukan, pola pikir dengan sumbu yang sangat pendek, hanya akan meletakkanmu pada jawaban yang sama di setiap pertanyaan.
Dan menunggu kan bukan cuma soal cinta-cintaan, sekali lagi, banyak definisi dari menunggu, menunggu antrian, menunggu jam pulang, nunggu dapat panggilan kerja, dan lainnya.
Dan disini, saya juga beranggapan jika menunggu itu benar-benar ngelatih sudah seberapa tinggi tingkat kesabaran dari masing-masing orang.
Disisi lain, menunggu juga bisa dijadikan patokan, buat nyeleksi mana seseorang yang beneran dewasa, dan mana seseorang yang sekedar memaksa memperlihatkan kedewasaan, tapi yang terlihat justru sisi kekanak-kanakannya.
Dengan contoh, saat kamu sedang menunggu panggilan kerja, kamu akan jadi senang, dan sering banget meminta do'a ke orang-orang terdekatmu, agar segera mendapat panggilan kerja, atau saat kamu menunggu seseorang, kamu akan menjadi gemar sekali menengadahkan tanganmu selepas sholat, meminta pada pemilik semesta, untuk selalu menjaganya, melindunginya.
Jadi, apakah kamu masih berpikir jika menunggu itu sekedar membosankan?
Tidak sesederhana itu kok. Menunggu, adalah hal yang paling bisa membuatmu sadar, jika sekecil apapun bentuk do'a, benar-benar sangat kamu butuhkan, benar-benar berharga, demi menenangkan segala bentuk tanya yang entah apa dan kapan jawabannya. Sabar, Allah akan kasih jalan kok.
Jadi, menurutmu, menunggu itu apa?
@badutcerdas — 14 Desember, 2019
Tuhan, jika memang ia yang kau pilihkan sebagai jodohku, dan aku tak mencintainya, maka balikkan hatiku untuk dengan segenap hati untuk mencintainya, karena Engkau adalah Maha Pembolak-balik Hati
Ketika Anda bangun pagi dan berdoa ada badai salju agar tidak perlu ke kantor hari ini, maka itu adalah tanda tiadanya inspirasi. Saat Anda merasa bosan dan berharap segera pulang, maka itu adalah pertanda gairah yang hilang. Saat pekerjaan menjadi tuntutan kewajiban, maka setiap tanggung jawab terasa seperti beban.
setiap perpindahan ada resikonya,, ada kontrak,, ada target,, ada pinalti,, beranikah bertaruh? dan yang sangat aku yakini adalah bekerjalah dengan sepenuh dan setulus hati,, mngkin kerja keras kita tidak dibayar saat itu juga,, tidak dengan atasan yang sama,, namun alam akan membalasnya dengan kondisi yang jauh lebih menarik dan kita tinggal menyaksikannya..
Sekarang saya mengerti mengapa masa sekolah adalah masa paling indah
pada masa sekolah kita hanya mencari teman baik, sedangkan di dunia kerja kita terlalu sibuk mencari nama baik hingga lupa dengan adanya teman baik
Yang bisa mereka lakukan hanya mendukung dan menyemangatimu saja. Mengenai sanggup atau tidaknya dirimu untuk menghadapi segalanya, hanya kau yang tahu dengan pasti jawabannya
jadi, tutup telingamu bila tak ingin semakin bising. tutup matamu bila tak ingin semakin ramai. kau hanya perlu melihat ke dalam;seorang diri. agar kau benar-benar mengerti apa maunya hati
Hujan Mimpi
(via hujanmimpi)
Percakapan dengan Seorang Teman Perempuan
Kedai makanan cepat saji, sekitar 96 jam yang lalu...
Dia : Kok tumben dari tadi hapenya engga dikeluarin?
Aku : Lagi engga ada yang penting, sih.
Dia : Sipit kemana?
Aku : Lagi dinas siang. Biasalah, dia kan bukan handphone addict.
Dia : Pasien lagi?
Aku : *mengangguk*
Dia : Eh, aku kemarin ketemu sama *******.
Aku : Oh iya? Lalu?
Dia : Kamu engga kangen?
Aku : Lah kok malah nanya balik? Kan aku yang duluan nanya?
Dia : Iya, ini ada hubungannya sama pertanyaan kamu.
Aku : Masa lalu masih pantes ya buat dikangenin?
Dia : Masihlah.
Aku : Kamu engga bakalan berhasil bikin aku baper lagi.
Dia : Bukan masalah baper engga nya, kali ini aku serius.
Aku : Aku juga serius. Kamu pernah ngeliat aku main-main sama perasaan engga? Ya sama dong untuk masa lalu aku te....
Dia : Dia kangen sama kamu!
Aku : *diam* *tercekat*
Mana ada dia kangen? Cuek gitu!
Dia : Percaya engga kalo kali ini dia berharapnya ke kamu?
Aku : Omong kosong!
Dia : Hatinya yang kosong, bukan omongannya.
Aku : *diam*
Dia : Kok diem?
Aku : Tolong mengerti ya,masa lalu biarkan jadi masa lalu. Menunggu itu kadang juga sakit. Ada masanya aku kehilangan selera untuk mencintai dan menunggu orang yang tidak peduli. Sudahlah, waktu memang terkadang menyadarkan di kala terlambat.
Dia : Kok gitu, sih? Kamu engga inget segimana deketnya kamu sama dia,non?
Aku : Memori itu engga akan terhapus kaya noda kena pemutih. Terserah. Aku ijinkan dia merindu sebanyak yang dia suka. Tapi,ketahuilah, aku tidak akan bertanggung jawab atas segala rindunya.
*dan kemudian kami tenggelam dengan gadget masing-masing*
Kurasa ini bukan takdir. Hanya saja aku yang tidak beruntung menjadi salah satu yang kau permainkan.
Hatinya. (via tigapuluhnovember)
Wajar saja jika dia ingin miliki semua yang kamu punya. Karna dia ingin sepertimu, tak terkecuali merebut milikmu.
Seharusnya kamu semakin bersyukur sin.
Mengapa menangis saat merasakan panasnya rasa terbakar. Padahal dari awal kamu tahu semua permainan ada resikonya.
Penyesalan
Bukankah dalam doamu selalu kau pinta untuk dijauhkan dari mereka yang berniat buruk. Lalu mengapa bersedih ketika Tuhan menunjukan siapa dia yang kau sangka teman ?
Seleksi Tuhan itu nyata.
Dia Itu Aku
Dia selalu menjadi bintang di gelap malammu, Dia yang setia membangunkanmu dengan sapa sang mentari, Ketika dia dekatmu kamu abaikan, untukmu dia hanya selingan di tengah sepi .. Jika nanti kamu rindu dia, langkahnya tlah jauh melaju dari masa lalu. Rayuanmu tak'kan membawanya kembali. Hanya sesal dan kesempatan yang berharap kan kau dapatkan. Dia disana tersenyum dan berkata "itu karmamu"
Karma
Suatu hari nanti, kau akan mencarinya. Yang dulu selalu ada–kapanpun dan dimanapun, yang selalu terima hari burukmu. Namun sayang, seluruh mimpinya berguguran, kau memilih pergi.
Suatu hari nanti, kau akan sadar kalau kau salah. Dalam rentang waktu itu, dia memang tak bisa karena belum terbiasa tanpamu. Dia menanti tapi kau tak ingin kembali.
Suatu hari nanti, kau akan merenungi hal yang belum sempat kau selesaikan dan kau butuh dia–untuk membagi segalanya, seperti dulu. Jiwamu hampa dan kau rindu dia.
Lalu, kau ingat dia, tempat biasa kalian berjumpa, leluconnya yang membuat matamu berair, obrolan yang mengundang kehangatan yang menjalar hingga ke ulu hatimu.
Kau ingat, betapa dia selalu menyemangatimu saat kau merasa payah. Dia menyayangimu, tapi kau baru menyadari sekarang. Kau akhirnya merasakan seluruh kecewa yang dia rasakan. Tapi kau terlalu malu untuk mengakuinya.
Darinya, kau akan belajar: untuk tidak melukai siapapun dengan alasan yang paling bisa dia maklumin sekalipun. Kau harus tau, tidak semua luka bisa disembuhkan begitu saja.
Karena bisa jadi, di hidupmu–hanya dia satu-satunya yang sanggup memahamimu.
Lepaskan ia yang tak ingin dipertahankan. Jangan berpikir kamu kehilangan dia, dia yang kehilangan kamu
(via karizunique)