untukmu satu-satunya lelaki baik yang berani ku persilakan masuk ke rumah. yang namanya beberapa tahun terakhir sering sekali muncul dalam do'a-do'a panjang. yang ntah kapan kamu ditakdirkan untuk membaca ini. semoga umur kita sama-sama masih ada ya, biar tulisan ini tak jadi perjumpaan terakhir. ah jujur, banyaknya pemberitaan akhir-akhir ini, semakin membuatku tak percaya diri tentang panjang durasi jatah hidupku di bumi.
dear manusia baik yang datang dengan berbagai jalan baik, penerimaan akan sebuah alur cerita itu ternyata jadi proses yang amat panjang bagi diriku. banyak penolakan saat mulai merasa kamu hadir di setiap cerita hidupku saat itu. aku tolak karena ku tau ceritanya akan rumit bila perasaan itu ku terima. tapi apa daya, jalan cerita membuat semuanya justru menjadi keyakinan. mulai saat itu, kamu jadi salah satu nomor penting yang ku hubungi bila ada apa-apa.
langit-langit itu mungkin jadi saksi atas apa-apa yang tak bisa ku ceritakan pada siapapun. waktu singkat yang tak pernah terduga itu nyatanya jadi cerita paling menarik dalam seperempat abad pertama hidupku di bumi. banyak hal ajaib yang penuhi ceritanya. banyak hal yang tak diduga justru hadir dalam pertemuan-pertemuan sederhana itu. kamu dengan segala sifat dan sikap baikmu yang tak banyak orang tau. dan aku bersyukur bisa jadi salah satu manusia yang tau itu. yang juga tau bagaimana ayahmu memandang dirimu sebagai anak yang sangat dibanggakannya. kamu memang manusia baik, karena itu saat ini pun kamu di kelilingi orang-orang baik dan mereka menyayangimu.
berubah atau tidak, alur hidup setiap harinya akan tetap berjalan. tak ada yang pernah duga ceritanya akan seperti itu dan sekarang seperti ini. syukurku untuk setiap detik ceritanya. seperti katamu, takdir Allah tak pernah salah, kita saja yang belum tau maksudnya. dan untuk semuanya, pada akhirnya akan kusimpan cerita ini sebagai rahasia paling penting yang kutitip pada takdir Illahi. kupercayakan apapun itu padaNya. biar Maha Penjaga yang menjaganya. yang akan selalu ku ceritakan dengan bangga pada suatu hari nanti bahwa aku pernah jadi bagian hidup manusia baik sepertimu. ah semoga ajaibnya Tuhan bawa cerita ini bermuara kembali padamu. jika pun tidak, semoga apa-apa yang terbaik sudah disiapkan ya. sekali lagi, terimakasih sudah pernah hadir. dan semoga akan selalu hadir.
hey sampai jumpa lagi nanti di waktu saat semuanya terasa semakin membaik. ntah membaik dengan cara atau wujud apapun.