Ada masa di mana namamu adalah yang paling aku tunggu. Sedangkan sekarang datang masa di mana sebisa mungkin aku berharap tak melihat namamu di mana-mana.
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available

tannertan36

No title available
almost home
TVSTRANGERTHINGS
we're not kids anymore.
Cosimo Galluzzi
Stranger Things
Cosmic Funnies
Xuebing Du

祝日 / Permanent Vacation

Love Begins
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
noise dept.
hello vonnie

PR's Tumblrdome
One Nice Bug Per Day
Sweet Seals For You, Always
trying on a metaphor

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Germany

seen from Malaysia
@sunriserain
Ada masa di mana namamu adalah yang paling aku tunggu. Sedangkan sekarang datang masa di mana sebisa mungkin aku berharap tak melihat namamu di mana-mana.
Jurnal Pekan #7 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Cerita Pekan 7
Nyempil disini karena maksimal upload hanya 10 foto per post.
Kupu - Kupu
Jika ditanya tentang kupu-kupu, maka kupu-kupu besar dan berwarna warni adalah favoritku. karena mereka menandakan ekosistem yang masih baik. di bayanganku, jika diminta menggambarkan, kupu-kupu berwarna biru (Blue Morpho) adalah kupu tercantik. sayapnya yang "menyala" elegan memancarkan keindahan yang unik. begitu pula warna biru yang melambangkan kedamaian serta kepercayaan diri. di tahapan mentorship ini aku merasa mendapat booster percaya diri dan hatiku tenang karena kebebasanku dalam berkarya tetap bertanggungjawab pada nilai syari. inshaa Allah
Sementara kupu-kupu ungu yang berpendar ini adalah kupu jenis emperor monarch. memang imajinatif sih warnanya, karena aku ingin berkreatifitas dan warna kuning ini mewakili kebahagiaan yang terpancar saat aku berhasil mengkreasikan ide menjadi sebuah karya.
Inilah kupu-kupu cekatanku
Jurnal Pekan #7 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah
Setiap ada kendala yang membuat aku tertekan rasanya penasaran sekali, sekiranya akan ada apakah di penghujung jalan itu? apakah ada pelangi dan semerbak bunga warna-warni? begitulah caraku melalui challenge demi challenge di Buncek. Yap sungguh challenging, istilah jaman nownya : kena mental. hehe
alhamdulillah di regu 13 dan juga teman 1 mentorship (mentor dan mentee), serta buddyku, ketiganya memiliki peran masing-masing dalam mensupportku. tak luput diriku sendiri yang berhasil embrace positivity dari semuanya. biidznillah tiba juga di penghujung agenda buncek.
pekan ini kami saling berkirim surat dan mengapresiasi kemajuan satu sama lain. jangan ditanya, terharu tiap membaca tulisan mereka.
Mentor - Bintang
Aamiin ya Allah. Terima kasih mba Bintang
Cerita Menteeku tak kalah menarik
Dari Mentee - Rafika
Dari Mentee - Tirta
Warna kupu-kupu ada di sini:
Jurnal Pekan #7 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Terima kasih mentorship, tahap ini membawa warna tersendiri di akhir tahapan Bunda Cekatan. Selamat menjadi Kupu-Kupu Enerjik bersayap Kuat berwarna Indah yang menebarkan manfaat bagi sekitar. Inshaa Allah, aamiin.
Jurnal Pekan #6 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah
Pekan penuh gejolak :(
kuingin berlari karena takut beberapa proyek ini akan jadi proyek abadi. namun nyatanya diuji dengan sakitnya anak-anak disusul suami, juga kerikil-kerikil lain yang melengkapi. ah, rasanya berat sekali ya tapi ga bisa tergambarkan. pokoknya pekan ke-5 dan ke-6 banyak mengalami "kecewa" sama diri sendiri. lupa.....bahwa hasil itu milik Allah, qadarullah...berarti ini yang terbaik. aku ga daftar ke komunitas pusat juga takdir dari Allah. hehe, sudah ah gloomynya, sekarang lebih mensyukuri dan mengerjakan ini itu tanpa silau dengan komentar orang. banyak to do list yang perlu energi
progress mentee kesayanganku
progressku sebagai mentee
link podcast: https://anchor.fm/sunriserain/episodes/Read-Aloud-Bayamku-Dimakan-Ayam-end-e1kouer
link VO:
Photo diary:
key of success
hambatan pun menjadi key of success ya, karena dengan "tidak melakukan apa-apa" aku juga jadi banyak latihan dan berfikir lebih kreatif. apalagi mulai ada commission yang masuk.
Dongeng Chrysant yang Bermimpi Menjadi Mawar
Jurnal Pekan #5 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah..
Pelan-pelan aku berbenah. karena:
"Jika memulainya karena Allah, mengapa aku berhenti karena manusia?"
So, this is me. I'm back to the track.
Marahmu, Tanggungjawabmu
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ
“Sungguh ada seorang hamba berbicara dengan satu kata yang mengundang keridhaan Allah, meskipun dia tidak terlalu memperhatikannya; namun dengan sebab satu kalimat itu Allah menaikkan beberapa derajatnya. Dan sungguh ada seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang mengundang kemurkaan Allah, sementara dia tidak memperhatikannya; dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka Jahannam”. (HR Bukhari 6478).
Jangan Kabur!
Kembalilah merenungi jalan menuju Rabb-Mu saat hatimu sedang sempit dan tidak tau lagi bagaimana menghadapi hidup. Bertauhidlah, beristighfar dan benahi shalat 5 waktumu. Tawakal dengan sebenar-benarnya keyakinan.
Jangan pernah sekalipun kabur, mengingkari gejolak emosi dan memakai topeng baik-baik milikmu.
Semua akan baik-baik saja, meski tidak sekarang. Semua akan baik-baik saja, karena ada Allah.
Jurnal Pekan #4 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah..
ya Allah pekan-pekan kesehatan mental terguncang karena memikirkan banyak hal dan melalui banyak cobaan. kuingin lebih menikmatinya tapi tetap sisi lemah ini yang menang.
Sambil merangkak pelan ku tetap menjalani hari-hari senormal mungkin. bismillah bismillah bismillah. ga boleh banyak ngeluh hey umma...
Part Mentee - Mba Tirta
Part Mentee - Mba Rafika
Part Mentor - Mba Bintang
Checkin pekan ini tidak kulakukan by phone atau videocall meski ingin, karena waktu dan kesempatan yang terbatas. Tapi alhamdulillah sudah selesai jurnal keempat ini. Lega!
Semoga Allah selalu memudahkan kami berempat menjalani tahapan buncek ini.
Jurnal Pekan #3 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah..
alhamdulillah akhirnya ada kesempatan mengerjakan jurnal kebut sehari hahaha
Berani Bermimpi
Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi. Langitkan saja doa-doa agar Allah yang memeluk mimpi dan harapan kita. Yakinlah bahwa semua hasilnya ini sudah Allah gariskan. Allah merahasiakan cerita akhirnya agar kita terus berusaha seoptimal mungkin dan berdoa setawakkal mungkin kepada-Nya.
Jurnal Pekan #2 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah..
Pekan ini challengenya adalah melakukan panggilan video dengan mentor dan mentee.
selain itu kita juga diharapkan bisa menjabarkan tujuan ke dalam target jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Hal yang memusingkan sejujurnya untuk memahami livenya karena sedang tidak fokus, melihat diskusi di grup obrolan juga malah membuat mabok informasi. Ternyata setelah buka jurnal, baru sadar deh kan semua ini garis besarnya sudah pernah ditulis di peta belajarku >_<
melihat jurnal 2 orang yang kukenal juga jadi tercerahkan, bagaimana memetakan tujuan dan target ini.
selanjutnya inilah jurnal pekan#2 milikku.
Selimut yang Hangat
Aku masih lelah dengan kondisi di rumah yang diuji sakitnya anak-anak sebulan penuh. Sungguh hal yang tak mudah sebagai ibu. Pikiranku penuh dengan mereka. Tidak ada ide untuk membuat sharing apapun. yang ada banyak tulisan bernada sumbang dan galau. haha
Langkahku terseok mengikuti pace yang kubuat sendiri. Daftar KaBa, sementara masih ikut buncek, dan mengambil kelas pictbook. Semata-mata aku harus menjaga kewarasan dan logikaku yang akhir-akhir ini direnggut monster emosi yang tak bisa kukendalikan. aku harus menyalurkan suara bising di kepala melalui banyak hal dan pekerjaan. namun sayangnya tenagaku masih belum pulih dan aku berakhir burn out. rasa-rasa aku ingin menyerah, tapi kemudian aku juga bingung menyerah atas apa? mau kabur, tapi kemana?
Kali ini aku membiarkan semua badai emosi itu menerpa. aku ingin mindfull saja merasakan marah, sakit, sedih, capek, kesal. I'm not perfect and I love myself.
Biar saja pulihku ini berangsur perlahan. seperti selimut tipis yang menghangatkan tubuhku perlahan ketika malam, hingga menjelang pagi. selimut yang tidak akan membuatku kegerahan karena pelukannya terlalu erat. au masih kedinginan dan menggigil tapi aku tahu aku kuat, kan ada Allah. Pasti nanti, aku bisa lebih baik lagi.
Membayangkan Kehilangan
Aku benci membaca cerita orang yang kehilangan kekasih hatinya, jika harus pergi aku mau aku yang pergi karena aku lebih tidak bisa menahan rasanya ditinggalkan. Tapi kenapa pergi menjadi pilihan? Bukankah kita bisa berharap pada pilihan yang lain, menua bersama misalnya.
Aku tidak pernah mengandai-andai, takut dan tidak boleh. Makanya aku juga tidak memiliki bayangan masa depan bersamamu, yang ingin kujalani adalah hari ini saja. Kujalin satu persatu waktu bersamamu.
Entah siapa yang pergi lebih dulu, aku ingin menyiapkan bekal. Kutengok bekalku sendiri yang masih kosong, dan egois sekali aku malah menginginkan kamu memberiku bekal. Ketika aku tau kotak bekalmu kosong, aku menjadi kecewa. Padahal aku juga tidak sempurna tapi menuntutmu menyempurnakanku. Ah, entahlah. Aku mencintaimu, dengan egois.
Kamu adalah Kebiasaanku
Aku terlalu nyaman denganmu, bergantung padamu, menceritakan hal-hal yang jika orang lain yang mendengarnya mungkin aku dilabeli aneh dan gila. Aku hanya punya kamu, separuh jiwa dan nyawaku. Kekosongan panjang karena rinduku yang tak terjawab menjadi singgasanamu. Rinduku yang dulu tak pernah terpenuhi meski aku berjumpa dengan sosok yang kurindu. Lambat laun aku terbiasa denganmu, dan hanya kamu.
Jurnal Pekan #1 – Mentorship (Tahap Kupu-Kupu Bunda Cekatan Batch 3)
Bismillah..
Halo kamu yang disana lagi mampir kesini, apa kabar? jaga kesehatan fisik dan mental ya. tetep kuat di tengah gempuran badai.
Menuliskan jurnal pekan ini dengan perasaan gemuruh: excited, nervous, happy
Ini adalah ceritaku memilih mentor dan akan menjadi babak baru dalam perjalananku menjadi kupu-kupu.
tak banyak memang portfolioku, namun mempertimbangkan peta belajar dan kebutuhan serta waktu mentorship maka aku memilih beliau sebagai mentor. semoga aku tidak merepotkan mba bintang dan bisa menyerap ilmu beliau sebaik mungkin. aamiin
link active: https://www.canva.com/design/DAFBqMrsxDI/t3zg9UaU6RE2Riu5dbi-jw/view?utm_content=DAFBqMrsxDI&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=homepage_design_menu
sementara itu, akupun dipilih sebagai mentor oleh kedua temanku, tepatnya keluarga desain dan ilustrasi. maaf typo ya
sekian ceritaku
Hati yang Kotor
Menemukan kembali ketidaknyamanan karena bad vibes yang dibawa sebuah akun milik seseorang, yang dari sejak lama terindikasi terlalu mirip denganku. Kebetulankah? yang terus-terusan, really?
Dulu kehadirannya memberiku satu alasan lagi agar aku tidak banyak mengumbar sesuatu di socmed. but she's keep being nobody for me, dan toh alasanku bukan dia. hanya faktor pendukung. alhamdulillah saat itu memang Allah tunjukkan sekaligus bersamaan dengan hidayah yaitu rasa malu dan pengetahuan tentan 'ain.
Bahaya 'ain
Mungkin saja hatiku yang masih kotor sehingga tidak menyukai kehadiran dia di circleku. sekuat hati aku menahan untuk tidak menceritakan ketidaknyamanan ini. karena mungkin hanya 1 temanku yang paham bagaimana ceritanya dahulu
jadi, jika kamu, membaca tulisanku, sadarlah dan kasihanilah dirimu. Temukan jati dirimu dan buang jauh bayangan aku atau siapapun yang kamu benci. Tbh, akupun mengasihani diriku yang jadi ingin kepo sejauh apa yang orang bilang kamu mirip denganku. we have nothing to compete.
may be you can imitate someone but you cant duplicate them
with Love, R.