hadiah ulang tahun.
Setelah hari ulang tahunku di bulan April tahun 2020, dia datang lagi membawa sakit yang luar biasa, sakit di dalam perut ketika sehabis makan, lalu aku minum obat yang seperti biasa, yaitu obat asam lambung. Seminggu aku ijin untuk tidak masuk kerja. Kenapa tidak sembuh-sembuh, biasanya sehari sudah bisa beraktifitas kembali, justru rasanya semakin menjadi-jadi yaitu nyeri terus menerus tanpa jeda, bagian perut dan punggung. Setelah tidak bisa menahan lebih lama lagi aku memutuskan untuk pergi ke IGD, ketika itu rumah sakit sedang ramai mengurus pasien pandemi covid-19, dengan membulatkan tekad, aku berani berangkat menuju ke IGD. Seperti biasa, aku disuntik dengan anti asam lambung, sudah 1 jam lamanya, rasa nyeri itu tidak kunjung menghilang, kata dokter jika masih nyeri bisa konsultasi dengan dokter. Keesokan harinya aku berangkat ke dokter keluarga yang biasanya menanganiku, didiagnosa ada radang di kantong empedu, ditemukan rasa nyeri di bagian perut bagian atas kanan, bawah tulang rusuk. Aku diberi resep dan disarankan untuk tes USG upper abdomen. Keesokan harinya aku tes USG, ternyata ditemukan posisi kantong empedu sudah ambruk dan membesar, ada beberapa slum atau batu terlihat di layar komputer. Dokter membaca hasil USG dan menyarankan untuk dioperasi karena kondisi seperti ini sudah parah. Awal Mei operasi pengangkatan kantong empedu beserta batu. Bersyukur hari ini di Bulan Agustus 2020 ini aku sudah beraktivitas seperti biasa, dan tidak pernah merasakan rasa nyeri di perut.
Setelah setaun lamanya didiagnosa memiliki asam lambung yang berlebih, ternyata kemarin bulan April baru ketahuan apa yang selama ini aku tahan rasa sakitnya, yaitu ada batu di kantong empedu.
Terima kasih Tuhan, keluarga, sahabat telah memberikan segala semangat kepadaku, aku tahu ini adalah ujian sekaligus pengalaman yang sangat berharga.















