#142of365 the little boss's Sunday brunch. #PatriciaCooks https://www.instagram.com/p/Cd3NKfzpmDIFJj35Hcc4uTzCUvQzNTBG_qlMns0/?igshid=NGJjMDIxMWI=
seen from France

seen from Spain
seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from Saudi Arabia
seen from China
seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from South Korea

seen from India
seen from United States

seen from Australia
seen from China
seen from Vietnam

seen from Malaysia
seen from T1
seen from Germany
seen from Australia
seen from China
#142of365 the little boss's Sunday brunch. #PatriciaCooks https://www.instagram.com/p/Cd3NKfzpmDIFJj35Hcc4uTzCUvQzNTBG_qlMns0/?igshid=NGJjMDIxMWI=
#142of365 ang kyot ng iconic Barbie cups ng @iloveserenitea ngayooon 💗💗💗 https://www.instagram.com/p/CPLgdlFHypm/?utm_medium=tumblr
Office brunch birthday cake #butterscotchcheesecake #142of365 https://www.instagram.com/p/BxvzeqCgMlC/?igshid=gxi0e7wvjdmq
Los Nikis , Los Nikis #142of365 #142of365days#365daysofmusic #onerecordaday#losnikis #vinyl#vinylcollection #shotoniphone #shotoniohonex#backtoblack #musiconvinyl (en Planet Earth) https://www.instagram.com/p/BokXNXVhzwd/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=z9pyrso9hdaz
Viviendo en la Era Pop, Los Flechazos #142of365 #142of365days #365daysofmusic #onerecordaday #viviendoenlaerapop #losflechazos #vinyl #vinylcollection #peggyrecords #shotoniphone #shotoniohonex #backtoblack #musiconvinyl (en Planet Earth) https://www.instagram.com/p/BoiwK5NhDbk/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=16fe3dp82ij2g
I’ve loved playwright Samuel D. Hunter’s very real portrayal of humans for a while now. And after finally getting to read ‘The Whale’, I have a new dream role. #142of365 #project365 #thewhale #playreading #theatre
[Ramadhan Kelima] Hari ke #142 Ramadhan kelima di perantauan ini ternyata terasa sangat berbeda. Jika tahun-tahun sebelumnya masih berstatus sebagai mahasiswa, tahun ini sudah berganti. Jika tahun pertama, kedua, dan keempat merasakan nikmatnya Ramadhan di Karangmalang, yang begitu dekat Masjid Kampus, Masjid Mujahidin, dan masjid di Karangmalang yang menawarkan berbagai tema ceramah dan menu buka puasa. Sementara tahun ini, pertama kalinya merasakan Ramadhan di Rejowinangun, Kotagede. Daerah yang hampir selalu ramai oleh lalu-lalang kendaraan bermotor. Pun hawanya terasa panas, entah pagi, siang, sore, maupun malam. Tantangan hidup di sini mungkin karena makanan yang dijajakkan rumah makan atau warung tenda tidak seberagam dan semurah di Karangmalang. Jadi terkadang perlu berpikir berulang kali untuk sekadar memutuskan mau beli makanan atau tidak. Meski begitu sangat bersyukur di tempat ini--kantor dan Rejowinangun--masih dipertemukan oleh orang-orang baik. Seperti selalu mengingatkan dan mengajak kepada kebaikan, mau membantu, dan yang terpenting tidak menegur kami--para pekerjanya--ketika bertilawah meski masih jam kerja. Dan dibanding menyesal serta mengutuki keadaan karena tidak lagi merasakan Ramadhan di Karangmalang dan sekitaran kampus, lebih baik kita bersyukur.lKlI Sebab banyak sekali karunia yang telah Allah berikan kepada hamba-Nya. Bahkan kita dapat bangun tidur pun karena karunia dan pertolongan Allah. #jurnal365 #riasrise #142of365
[Sebuah Notula: Rezeki dan Penjagaan Allah dari Tipu Daya Dunia Hari ke #142 "Sesungguhnya Allah menjaga orang mukmin dari tipu daya dunia." (Rasulullah SAW) Begitu banyak karunia yang Allah berikan kepada kita. Namun, karunia terbesar yang Allah berikan kepada hamba-Nya--terlebih kepada orang yang beriman--adalah penjagaan dari tipu daya dunia. Sebab Allah ingin hati hamba-Nya tidak berpaling dari-Nya. Allah melindungi hamba-Nya dari tipu daya dunia dengan beberapa cara. Seperti menjadikan seseorang memiliki rasa zuhud yang begitu kuat terhadap dunia. Menjadikannya tidak tertarik terhadap dunia. Bahkan sekalipun tertarik, orang tersebut akan dipalingkan dari tipu daya dunia sehingga hatinya pun begitu bersih. Orang-orang yang memiliki kebersihan hati ini, ketika "dunia datang" kepadanya, dia akan merasa sedih. Namun, ketika kefakiran yang datang, dia justru merasa senang. Sebab, ketika "dunia datang" kepadanya, ketika Allah memudahkan dan melebihkan rezekinya, dia takut akan menjadi kufur, malas. Sebab, ketika dalam kekurangan manusia lebih mudah untuk sabar dan pada dasarnya manusia sulit menahan syahwatnya untuk memiliki sesuatu. Pun belum tentu kemudahan tersebut menjadikannya bergegas berbuat kebaikan. Sehingga orang-orang (saleh) merasa takut diberi kemudahan rezeki karena takut hal itu justru menjadi penghambat melakukan kebaikan. Bahkan, dahulu, ada sahabat Rasulullah yang enggan untuk salat berjamaah tersebab disibukkan oleh hartanya. Padahal sebelum Allah menjadikannya kaya, dia begitu rajin salat berjamaah. Allah sendiri pun mengatakan, "...tipu daya-Ku sangat kuat." Dan manusia begitu mudahnya tertipu oleh kemudahan rezeki, kelimpahan harta. Padahal rezeki itu ada dua macam, yaitu rezeki barokah dan rezeki laknat. Rezeki barokah yaitu ketika menjadikan pemiliknya dekat kepada Allah dan dimudahkan kepada kebaikan. Sementara rezeki laknat yaitu ketika menjadikan pemiliknya merasa takut akan kehilangan harta yang dimilikinya. Pun menyibukkan pemiliknya akan rezeki yang dimilikinya sehingga tidak dapat berbuat kebaikan. Bahkan terkadang tidak peduli rezeki tersebut didapat dengan cara halal atau haram. #jurnal365 #riasrise #142of365