Bugün benim dirildiğim gün bugün ölü ve kayıp kızın yeniden doğduğu gün...
seen from United States
seen from Vietnam
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Russia

seen from United States
seen from China

seen from Australia

seen from China

seen from Italy
seen from United States
seen from Spain
seen from Germany

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Spain
seen from India
seen from Poland

seen from Jordan
Bugün benim dirildiğim gün bugün ölü ve kayıp kızın yeniden doğduğu gün...
Arshiya Standalone March 2022 Net Sales at Rs 18.40 crore, down 14.51% Y-o-Y
Arshiya Standalone March 2022 Net Sales at Rs 18.40 crore, down 14.51% Y-o-Y
Arshiya Standalone March 2022 Net Sales at Rs 18.40 crore, down 14.51% Y-o-Y NULL NULL Go to Source
View On WordPress
Jatuh Hati
“kamu mau pergi, dan aku ngga bisa ikut. Next trip ajak aku ya. Aku ngga manja, kok,“ aku berseloroh di dekat tangga, seperti biasa.
Dia sudah di ujung jalan, mungkin akan menungguku menyelesaikan setengah lagi perjalanan. Atau justru dia yang lebih dulu datang, menawarkan diri menjadi teman berjalan.
Bisa jadi dia akan memilih jalan baru sembari menungguku. Pergi jauh demi dunia yang baru kukenal setelah kami bertemu. Dunia yang hanya bisa dimasuki orang-orang tertentu.
Perempuan mana yang tidak tertarik pada dunianya, pada lantang suaranya di atas mimbar, pada semangatnya yang menyala-nyala, pada godaan agitasinya. Padanya aku jatuh sejatuh-jatuhnya.
Sampai akhirnya dia datang, mengetuk pintu berselimut ilalang. Menyegarkan ruang hati yang lama gersang. Dia membuka dan menyentuh pelan hati yang lama sepi. Dia telah berani.
"kamu tahu aku bukan laki-laki romantis. Aku cuma mau, mata yang kayak ini yang anak-anakku punya. Aku suka matamu," ucapnya hari itu.