hello, tumblr!
it was such a long time ago, since the last time i used tumblr. di blog baruku ini, aku ingin memulainya dengan a day a post selama 15 hari, apapun yang sekiranya belakangan ini menjadi penguasa pikiranku akan menjadi topik bahasanku disini, in order to ‘welcome’ my-kepala 2-era. it was such an honor, thanks my self for making my self a ‘gift’.
it actually has to starts on june 1, tapi aku cheat sehari karena kemarin aku menemukan file lama yang kembali, lagi-lagi, tidak pernah tidak, membuatku bernostalgia. apakah hanya aku disini yang sangat mudah terlarut dalam pesona memori masa lalu? padahal tak ada hal spesifik yang perlu kukenang selama hampir 20 tahun ini.
20 tahun, i will start my life as a 20s woman in about 14 days. well actually there’s nothing so special about that, apalagi dalam 19 tahun ini, aku tidak pernah merayakan ulangtahunku, selain bersama keluarga yang hanya terdiri dari ayah, bunda, dan kakak. aku dan mungkin banyak dari teman-temanku lebih merasa tidak siap menghadapi usia sendiri. sebenarnya mau dikatakan sebagai quarter life crisis pun menurutku it’s a little too early ya, tapi itulah yang kurasakan.
Menghadapi usia 20 berarti aku harus sudah melampaui banyak ekspektasi-ekspektasi masa kecilku, orang tuaku, orang-orang sekitarku, atau bahkan standar sosial masyarakat mengenai seseorang di usia 20 tahun. mungkin dua poin pertama yang menurutku paling penting, tentang bagaimana orangtuaku menyebutkan harapan-harapan mereka atas aku didalam doa mereka, namun tak pernah dapat kudengar. tentang tulisan masa kecilku mengenai mimpiku di masa depan yang ditorehkan dalam buku-buku harianku dan kubaca kembali, kemudian menyadari bahwa aku telah mengecewakan seorang gadis kecil yang banyak berharap kepadaku di usia ini.
sudahlah ayna, itu hanyalah sebuah harapan asal-asalan yang dituliskan oleh seorang bocah berusia 8 tahun yang belum mengenal kerasnya dunia ini. atau, kamu masih seorang anak baik-baik saja itu sudah baik untuk orangtuamu, jadi tidak perlu berekspektasi berlebihan atas harapan-harapan yang dilantunkan orangtuamu. yahh, semua itu merupakan bentuk lain dari “gapapa, kamu masih punya waktu” atau “gapapa, jalani saja semampumu”.
banyak sekali resolusi-resolusi kecil yang belum dapat terwujud karena aku tak sanggup melawan rasa malas, atau aku tidak cukup berani untuk menjadi berbeda dari anak seusiaku pada umumnya. tapi selalu kupercaya dalam diriku, tidak ada yang terlalu terlambat, bahkan untuk sebuah tugas makalah kuliah dengan deadline jam 12 pun bisa kukerjakan dari setengah jam sebelumnya saja. so, aku, kamu, kita, it’s never too late to start, maaf kalau basi, but here, this blog just actually started now too, we surely can start over each day<3












