365 Days of Aaron Dingle: Day 181
seen from United States

seen from Australia
seen from China

seen from United States
seen from Kazakhstan

seen from Canada
seen from China

seen from Malaysia

seen from Canada
seen from Canada
seen from Venezuela
seen from Saudi Arabia

seen from Australia
seen from China
seen from Belgium
seen from China
seen from Türkiye
seen from Lithuania
seen from Malaysia

seen from Israel
365 Days of Aaron Dingle: Day 181
nadineleopold: Gotta love the minions #christmas madness #despicable me
Liam: *tweets Louis Tomlinson and not @louis_tomlinson* Me: LEVELS UP
nadineleopold: Best Christmas present ever!!! I have the best friends in the world #obsessions #bestfriends
MERRY CHRISTMAS EVE TO EVERYONE!!! Have a nice night!!!L!
Mum: "who's that pretty boy with blue eyes on your iPad?"
Me: "MY SON"
Mum: ...
Mum: ...
Mum: ...
Mum: "Are you sure?"
Me: "YES AND HE'S TURNING 23 TODAY, DON'T TOUCH ME"
Apa yg aku denger malem ini bener kah? Ketakutan yg aku rasain itu apakah jawabannya ini? Bpak pijet td, apa bener yg bpak nya bilang? Tp semua hal yg bpak nya bilang itu bener apa yg aku rasain selama ini. Entah harus percaya saat ini jg atau itu jd sebuah peringatan dini utk masalah kesehatan ku sendiri kedepannya. Malem ini, yg tadinya tujuan awal aku ngelakuin pijet adalah buat ngobatin kaki efek kemarin jatoh, tp aku malah dapet kabar yg bener-bener kaget. Kata bpak itu, aku punya kemungkinan ada masalah di liver sama tumor di payudara. Sebuah pernyataan yg bener-bener bikin aku langsung ambil nafas dalem-dalem. Separah itu kah ternyata kondisi aku? Sampai detik ini, dimana aku masih ngerasa kondisi tubub ku baik-baik saja. Apa iyaa potensi itu benar-benar ada di dalam badan aku? Aku takut. Bukan takut utk memerangi penyakit itu. Bukan. Tapi aku takut. Apa reaksi orang-orang di sekitar kalo mereka tau soal ini. Khususnya buat pasangan aku nanti. Aku takut Tuhan. Kisah yg biasanya cm bisa aku baca di internet, di buku, di film, sekarang aku punya bayangan kalo aku bisa aja jd salah satu tokoh itu. Ya Allah, aku takut. Aku takut sm kondisi diri aku sendiri saat ini. Masih banyak orang yg harus aku lindungin saat ini. Masih banyam tanggungjawab aku yg belum aku selesaikan di dunia ini. Ijinkan aku utk memperbaiki pola hidup ku. Ijinkan aku utk merawat raga ini Tuhan. Aku hanya tidak ingin membuat orang-orang disekitarku panik. Sama seperti yg terjadi pd diri ku saat ini. Ketakutan ku selama ini terjawab. Memang, segala sesuatu yg berlebihan itu tidak baik. Ini sebuah peringatan dariMu karena Kau begitu menyayangiku. Benar kan Tuhan? =') Telor, es, kopi, tape, dan segala olahan dr ketan harus aku hindari mulai saat ini. Itu pesen sang Bpak tukang pijet. Ijinkan aku utk mrnghindari kedua penyakit itu Tuhan. Aku takut Tuhan... :'(