Nostalgia
Apa kau temukan aku pada aksara yang sering kau baca, atau ditumpukan buku usang yang tak sempat kau eja. berdebu, lantas menghilang dari ingatan.
Kita mendamba pada hal yang jauh berbeda, melintasi jalan dengan lain tujuan. harap sua tapi nyatanya buta.
Hari hari kemarin telah menjadi lalu, semangat menggebu kian layu, tergerus lelah pada dunia yang sedang kita nikmati. bahagia memang, tapi melupa ada tujuan yang kita pinggirkan, perlahan meyakinkan diri suatu saat akan terwujud, tapi lena tak ada usaha yang menggema. Aku yang sering berkata, semesta menyukai canda. Dulu kamu yang menggebu, kini aku yang berjuang membuatmu sepeti itu lagi. Sebab ada hal yang mengganjal, sedang aku tak kuasa menyingkirkannya.
Kebingungan menyelimuti isi kepala. elegi dari banyak peristiwa membuncah memecah dada. Banyak orang mempertanyakan, perihal privasi yang masing masing kita jaga. Kadang mereka ada benarnya, namun mereka tidak menjalani, relalitanya seperti apa. Semua tanya aku anggap do’a, sembari diam diam aku mengaminkan, dengan lantang dalam sanubari hati.
Demak, 10 Oktober 2019















