RUMAH BUKAN TONG SAMPAH #30dwc28 . . Hastag yang sangat populer di tahun ini mungkin yang kaitannya dengan covid-19, ya #DiRumahAja. 6 bulan sudah berada di rumah setelah tidak lagi tinggal di kota Jogja. Tangerang menjadi tempat pulang pada akhirnya. Tapi Jogja tetap menjadi tempat yang selalu membekas dan dirindukan untuk menjadi tempat kembali. . . Umur kalian sudah berapa tahun sekarang? Aku 23 tahun dan masih tinggal menetap bersama orang tua. Alhamdulillah. Selama kamu hidup sudah punya teman terpercaya kah? Atau belum? Masih mencari atau bahkan tidak percaya dengan orang lain? Mari kita tentukan dari sekarang kemana kita akan pulang dan kepada siapa saja kita akan bercerita, berkeluh kesah, mengadu, dan berharap. Saya meyakini sebelum kepada orang-orang kita akan selalu meminta semua itu kepada Allah. Akan mengeluhkan, meminta, berharap, berkeluh kesah, dan bersyukur kepada Allah semata. Tapi bukankah Allah juga menjawab doa kita melalui perantara makhluk di bumi? Ya lewat saya misalnya. Hehe . . Saya yakin diantara kita semua pasti punya satu orang yang dipercaya untuk menjadi tempat bercerita. Sering kali menjadi pendengar dan menyebut diri sebagai tong sampah orang lain. Kasar betul ya. Ah, itu hanya panggilan teman yang levelnya udah tingkat buli. Katanya level pertemanan di atas ukhuwah itu adalah buli. Wkwk. Parah memang ya. Tidak perlu khawatir kalau harus jadi tong sampah orang lain, harusnya bersyukur bisa jadi tempat buat orang lain dalam keadaan 'sekadar' butuh saja. . . Lain halnya dengan rumah, rumah tidak bisa jadi tong sampah. Karena orang-orang di dalamnya menganggap kita lebih dari sekadarnya saja. Lebih dari apa yang kita lihat dan dengar. Kadang orang di rumah bingung bukan caranya mengucapkan sayang, rindu dan kata romantis lainnya. Yang kamu dengar hanyalah kata minta tolong bersihkan a, b sampe z yang tidak ada habisnya. Padahal sebenarnya dari kata tolong itu orang rumah sedang memberikan pelajaran. Tapi sayangnya kita selalu salah memberikan respon. . . Mari menjadikan rumah adalah tempat ternyaman dari tempat lainnya. Rumahku syurga ku. Membangun syurga di rumah, membangun rumah di syurga. #30dwc28 #squad4 https://www.instagram.com/p/CAgoz6Mjgx4/?igshid=160c0ebdfaygg














