Tadi, baru aja tadi siang. Aku memutar murottal juz 30 dari Syekh Ismail Annuri, lalu berlanjut ke metode ummi yang juga masih dengan surat-surat di juz 30. Setelah berakhir di surat An-Nas, dan dilanjutkan dengan do’a khotmil qur’an. Sejenak hening, tak ada suara apa pun dari earphone-ku, sampai akhirnya terdengar suara ustad Budi Ashari mengucapkan salam.
Aku intip videonya, mencari tau judul ceramahnya; “Rumah Tangga Rosulullah”. Video ini sudah aku download 16 September 2020 lalu, sudah pernah aku dengar, tapi rasanya mendengar yang baik-baik seperti ini memang harus diulang-ulang. Bukan hanya agar tak lupa, tapi agar lebih melekat pada diri kita.
Errr, aku tak merasa berani untuk membahas isi ceramah ustad Budi Ashari. Jadiii, eemm aku bahas apanya yah? Kulitnya aja yaa, beliau bilang kira-kira begini, “seringkali kita menganggap tema keluarga adalah sederhana dan sepele. Buktinya kita tidak menyiapkan ilmu sebelum melangkah ke rumah tangga. Mustahil kita membangun sebuah gedung tinggi tanpa kita siapkan ilmu dan tim yang kuat, bukan hanya sekedar dana. Dana mungkin banyak, tapi apa iya kita mau menghabiskan dana dan meminta orang lain yang belum kompeten membangun gedung kita?”
Mendengar itu saja sudah terhenyak rasanya, apa kabar lanjutannya? Aku bocorin dikit; “Saat anak kita lahir, kemudian kita dipanggil ibu/ayah. Kita dipanggil ayah bukan karena kita sudah punya ilmu ayah, tapi karena kita sudah punya anak maka kita disebut ayah.”
Aku jadi ingat kalimat ayahnya Sung Duk Sun di Reply 1988, “Saat kau lahir, ayah tak kemudian langsung menjadi ayah baik, tapi ayah juga sedang belajar menjadi ayah.”, Gitu katanya.
Aduh, kenapa jadi serius kali tulisanku. Tapi intinya gitula yah, ga mudah loh ya hidup setelah menikah. Ga cukup modal dana sama cinta, tapi bekal ilmunya jugaa. Jadi pengen nunjuk-nunjuk diri aku di jaman SMK, yang berani-beraninya bilang “pengen nikah aja” pas ga balance ngerjain laporan keuangan.
Jadi yang belum nikah jangan pusing mikirin “kapan yaa” sampe lupa nyiapin bekal ilmunyaa. Nunjuk diri sendiri. Dahlah, kenapa ceritaku hari ini jadi gini. Wkwkwk
Buat kamu juga aku, semangat memperbaiki diri :)
#30haribercerita
#30HBC2127 (di Wkwkwk)
https://www.instagram.com/p/CKi9YLFAApz/?igshid=13b7x3y9khedc