. Mirip Penggemar film animasi terutama fans Pixar Studios/ Walt-Disney Pictures pasti sudah pernah nonton "Cars 3" bukan? Bercerita tentang Lightning McQueen, mobil balap veteran yang masih ikut seri balapan Piston Cup melawan para pembalap rookie dengan teknologi yang lebih maju, seperti Jackson Storm. McQueen kesusahan melawan para rookie namun menolak untuk menyerah, di saat rekan-rekan seangkatannya mulai pensiun atau digantikan dengan mobil balap generasi baru. Long story short, McQueen akhirnya menerima kenyataan jika dia tidak bisa mengimbangi kecepatan para mobil balap baru dan memutuskan untuk tetap meneruskan renjananya akan balapan dengan menjadi pelatih dari mobil generasi baru, Cruz Ramirez, yang sebelumnya menjadi pelatihnya dalam usaha mengejar ketertinggalannya dari para rookie. Hal ini juga yang dilakukan Doc Hudson, pelatih McQueen di awal karir balapnya. Nah, adakah yang berpikiran jika cerita Lightning McQueen ini seperti cerita Valentino Rossi di MotoGP saat ini? Di mana Vale masih balapan melawan para pembalap muda dengan motor-motor yang diisi balap perangkat eletronik canggih, hal yang jauh berbeda dari masa kejayaannya dulu. Dan memang terlihat dia tampak cukup kewalahan melawan mereka, walaupun dia masih bisa bertarung di depan. Bahkan dia adalah pembalap tertua di lintasan dan para pembalap veteran lainnya sudah pensiun. Mungkin itu juga yang mendorong dia untuk membangun VR46 Riders Academy pada 2013, di mana dia menjadi mentor bagi para pembalap muda dan mereka juga membantu Vale untuk tetap kuat dalam balapan. Sebuah hubungan simbiosis mutualisme. Dan bukan tidak mungkin jika dalam waktu tidak lama lagi, kita akan melihat Vale tetap di paddock MotoGP, bukan sebagai pembalap tetapi sebagai mentor/rider analyst maupaun pemilik tim. @30haribercerita #30hbc2115 #30haribercerita #30hbc21sm (at Sepang International Circuit) https://www.instagram.com/p/CKDWIU4h_6X/?igshid=1017zdn4a68n5












