Sudah kuduga tema tentang tips dan lifehack muncul juga @30haribercerita #30haribercerita #30hbc2226 #30hbc22lifehack #raracerita #selfreminder #ntms https://www.instagram.com/raraamitaap/p/CZNb7eihHIm/?utm_medium=tumblr
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Brazil

seen from United States
seen from United States
seen from Romania
seen from United States
seen from Lithuania

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Saudi Arabia

seen from Greece

seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from United States
Sudah kuduga tema tentang tips dan lifehack muncul juga @30haribercerita #30haribercerita #30hbc2226 #30hbc22lifehack #raracerita #selfreminder #ntms https://www.instagram.com/raraamitaap/p/CZNb7eihHIm/?utm_medium=tumblr
Tidak semua orang bisa berkompromi dengan ketinggalan. Saya termasuk salah satu di antara orang-orang itu. Mungkin sejak kecil, saya juga tak begitu ingat, akrofobia itu serupa tertancap di dalam diri saya begitu saja. Setiap kali berada di tempat yang tinggi, menyadari diri tubuh saya terlampau jauh dari tanah tempat saya berpijak, tidak hanya memicu adrenalin saya. Seluruh rasa cemas dan keringat dingin pun ikut terpicu. Saya juga tak menyukai kegelapan. Gelap yang tak ada cahaya sedikit pun yang bisa dijangkau oleh mata saya. Saya ingat, ketika kecil dulu saat listrik tiba-tiba padam dan mata saya tiba-tiba diselubungi oleh hitam yang pekat, saya akan berteriak histeris memanggil Bapak, Ibu, atau siapa saja yang terlintas dalam kepala saya. Beruntungnya, saya bisa mengenali rasa takut saya dan menyadari bahwa hal itu tak normal lagi ketika saya beranjak dewasa dan saya tak lagi bersama Bapak dan ibu. Saya harus menyelamatkan diri saya dari kedua rasa takut itu. Sebelum menaiki tempat yang tinggi, saya memastikan bahwa tempat itu aman, dalam artian tak mudah roboh dan mampu menahan beban tubuh saya yang tak ringan. Sebisa mungkin, saya menghindari melihat ke arah bawah untuk menguragi rasa cemas saya dan membayangkan bahwa saya memiliki sepasang sayap yang kokoh yang bisa membantu saya tebang ketika sesuatu terjadi. Terbang menuju surga! Dan ketika gelap tiba-tiba melingkupi diri saya, saya belajar meredam teriakan saya dan menutup mata saya rapat-rapat. Seorang kawan mengajarkan kepada saya bahwa mata kita hanya butuh beradaptasi saja dengan gelap yang tiba-tiba itu. Semacam meditasi, kawan itu mengajari saya untuk membayangkan hal-hal baik ketika sedang menutup mata, meyakinkan diri sendiri bahwa saya akan baik-baik saja sebelum membuka mata perlahan dan menatap gelap yang tak lagi pekat. Saya tahu otak kita menjadi pengendali atas rasa takut yang bermukim di dalam diri kita. Karena itu saya melatih diri saya untuk terbebas dari jeratan akrofobia dan nyctophobia. Tak mudah memang, tetapi bukan berarti saya tak bisa melakukannya. #fragment #30haribercerita22 #30hbc22 #30hbc2226 #lifehack #phobia #akrophobia #nyctophobia #travelawesome https://www.instagram.com/p/CZMtDQNJk9E/?utm_medium=tumblr
26/30 Citrun dan Amplas Bagi sebagian orang, Citrun atau Citric Acid adalah penyelamat dalam menghilangkan noda membandel, sedangkan amplas sendiri untuk menghaluskan permukaan benda supaya terlihat licin dan mulus. Tapi, tahukah kamu fungsi lainnya dari citrun dan amplas? Citric Acid, Asam Sitrat atau biasa dikenal Citrun merupakan asam organik lemah yang biasa ditemukan pada daun maupun buah yang bergenus citrun. Nah, selama ini citrun berbentuk kristal ini biasa digunakan sebagai pembersih pakaian yang cukup ampuh, minim bau lagi murah. Selain sebagai pembersih pakaian, ternyata citrun ini punya manfaat lain, diantaranya membersihkan lumut dan kerak yang membandel. Sejak aku kecil, ibuku biasa menggunakan citrun untuk membersihkan lumut yang biasa ada di lantai kamar mandi atau di teras rumah sehingga membuat tidak licin, serta kerak-kerak membandel di sudut kamar mandi serta bak atau ember di kamar mandi. Lalu bagaimana dengan amplas? Amplas disini bukan ambarukmo plaza ya, hehe Selama ini aku hanya mengetahui amplas adalah kertas kasar yang berfungsi untuk menghaluskan permukaan suatu benda, biasanya kayu, meja, kursi, patung kayu dan benda berbahan kayu lain. Tapi ternyata, dibalik jargon menghaluskan, memuluskan, mengkilapkan benda-benda berbahan dasar kayu, amplas juga dapat digunakan untuk menghilangkan noda dan kerak membandel yang sering kita temui dan yang bahkan belum ada obat pembersih yang dapat menghilangkan noda dan kerak membandel pada kloset jongkok maupun duduk. Tapi, sebelum menggosok noda dan kerak tadi, disarankan untuk makan terlebih dahulu karena menggosok noda dan atau kerak tersebut membutuhkan tenaga dan effort yang lumayan tinggi. Tapi, berapa lama kerak dan noda itu hilang tergantung berapa lama umur kerak maupun noda pada kloset tersebut. Semakin lama umur keraknya, semakin lama bahkan berhari-hari mengamplasnya, kuncinya tetap sabar dan optimis. Jadi, siapa dari kamu yang sudah pernah tahu life hacks Citric Acid dan Amplas sebelumnya? @30haribercerita #30hbc2226 #30hbc22lifehack #30haribercerita #30hbc22ceritaeny #30haribercerita2226 #citricacid #amplas #citrun #lifehacks (at Life Hack) https://www.instagram.com/enykureny/p/CZMpQknv4uG/?utm_medium=tumblr