Day #8 - Something I struggle with
Menunda pekerjaan, suatu kesenangan yang semu dan keribetan yang hakiki pada akhirnya. Dan melawan hal itu adalah perbaikan diri yang tengah saya usahakan. Bekerja di dunia pendidikan dan menjadi pendidik telah menepukku dari belakang, yang kemudian ia berkata "elo suka ngomelin anak murid, kalau pr gak dikerjain, latihan gak selesai! Lah elo sendiri gurunya, kalau dikasih deadline tugas ngaret mulu -_-" Tak mudah memang memperbaiki kebiasaan (TIDAK) baik yang saya anggap biasa saja ini, like ... it's okelah yang penting akhirnya kelar juga. Tak tahu pasti sejak kapan mindset itu mulai menyarang.Huft. Namun tak juga sulit, jika dalam hati berniat untuk berubah. People change and I wanna do it. Hal yang biasa saya lakukan untuk meminimalisir kebiasaan tidak baik ini adalah dengan menuliskan to do list pada H-beberapa hari yang tidak ditentukan. Saya akan ceklis pada do yang done. Cukup ampuh bagi saya melakukan ini, meskipun kadang terseok-seok dan lewat target. hehe. Namaya juga berusaha toh, kalau sesuai target waktunya memberi reward pada diri sendiri, seperti tidur berkualitas (mahasiswa/ ex-mahasiswa kimia doang kali nih yang ngerti) hahahaha dan me time. Pada me time ini juga biasanya saya manfaatkan untuk melawan hal yang kurang baik tersebut. Begini mungkin siklusnya: Struggle - Done - Me time - Struggle - Done - Me time, etc. Satu quote bagus untuk saya sebagai reminder pada tema ini ; “Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.” – Buya Hamka Kamar, 18 November 2017 22.14 [sedang mencuri waktu dari waktu membuat kisi-kisi soal UAS, doakan ya semoga cepet kelar zzzzzzzz] #timmalmingdirumah Oh hey btw ini masuk minggu kedua 30 dwc ya! yuhu semoga istiqomah qaqa :)








