Abasa [Bermuka Masam]
Surah ini diturunkan di Kota Mekkah, terdiri dari 42 ayat. Surah ini diturunkan sesudah surah An Najm.
Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah SAW menerima dan berbicara dengan pemuka pemuka Quraisy yang beliau harapkan agar mereka masuk Islam. Kemudian dalam saat itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah SAW membacakan kepadanya ayat-ayat Al-Quran yang telah diturunkan Allah. Tetapi Rasulullah SAW bermuka masam dan memalingkan muka. Lalu Allah menurunkan surah ini sebagai teguran atas sikap Rasulullah SAW terhadap Ibnu Ummi Maktum.
Kandungan Surah :
Dalil-dalil keesaan Allah SWT
Keadaan manusia pada hari kiamat
Cercaan Allah kepada manusia yang tidak mensyukuri nikmat-Nya
Point-point Surah :
Ayat 1-10 : Sebuah celaan
Ayat 11-16 : Pesan dan kebajikan dari Al-Quran
Ayat 17-32 : Cerminan dan perenungan
Ayat 33-42 : Ketika suara memekakkan (sangkakala) terdengar
Tema Surah :
Perintah bahwa orang yang ingin menyucikan dirinya harus diberikan kesempatan menyampaikan pesan Allah.
Manusia diingatkan untuk mengenali Penciptanya
Pada Hari kiamat manusia akan begitu khawatir tentang dirinya sehingga dia tidak akan peduli tentang Ibu, Ayah saudara atau anak-anaknya
Fadilah Surah :
Surah ini menjelaskan bahwa orang-orang buta dan cacat layak diberi kebaikan dan kasih sayang (Mafatihul Gaib dari Ar-Razi, 31/51)
Source : Journey through the quran, tafsir sepersepuluh dari Al-Quran Al-Karim














