Dibalik keteladanan hati yg mulia dalam diri Rasulullah, Allah ingin menunjukkan, sungguh manusia tak akan dihisab atas apa yg menimpanya, melainkan ia dihisab atas apa yg dikerjakannya . Rasulullah dicaci, dihina, dilempari batu, bahkan dijadikan target pembunuhan oleh kaumnya sendiri . Namun Rasulullah tak membalas cacian dg cacian. Tak membalas lemparan batu dg batu. Andaikan Rasulullah meminta, dg senang hati malaikat melemparkan gunung untuk mengadzab kaum yg mendustakannya . Setiap cacian, hinaan, dan kemalangan yg ditimpakan manusia terhadap dirinya, Beliau pahami betul hal itu tak akan menyulitkan hisabnya di akhirat. Justru menjadi ladang pahala bila bersabar . Rasulullah fokus untuk senantiasa memenuhi amal kewajiban yg Allah pinta. Karena itu yg akan Allah hisab dari tiap-tiap manusia . Maka tak heran, setelah tindakan kurang ajar penduduk Thaif, Beliau justru berdoa memohon ampun atas kelemahan dan kekurangannya dalam mendakwahi mereka . "Wahai Allah Tuhanku, kepada-Mu aku mengadukan kelemahan diriku, kekurangan daya upayaku dan kehinaanku di hadapan sesama manusia. Wahai Allah Yang Maha Kasih dari segala kasih, Engkau adalah pelindung orang-orang yg lemah dan teraniaya. Engkau adalah pelindungku. Tuhanku, kepada siapa Engkau serahkan diriku? Apakah kepada orang jauh yg membenciku atau kepada musuh yg menguasai diriku. Tetapi asal Kau tidak murka padaku, aku tidak perduli semua itu. Kesehatan dan karunia-Mu lebih luas bagiku, aku berlindung dg cahaya-Mu yg menerangi segala kegelapan, yg karenanya membawa kebahagiaan bagi dunia dan akhirat daripada murka-Mu yg akan Kau timpakan kepadaku. Engkaulah yg berhak menegurku sehingga Engkau meridhaiku. Tiada daya dan upaya kecuali dari-Mu” . 😭 Betapa mulia hati Rasul kita. Setelah apa yg dilakukan kaumnya, Rasulullah justru tak putus mendoakan, terus menebar cahaya Islam, tak henti memberi pencerahan, tetap setia di jalan dakwah . Maka kita sebagai umatnya, jangan berhenti beramal shalih, tetaplah berakhlak mulia, setia di jalan dakwah, sekalipun seluruh manusia mencerca ... Bersama nona-nona manis yg cantiknya luar dalam ❤️ yg peduli umat dan tak sungkan berdiri membela agamanya. #aksi287 #latepost