Siang di sudut kamar, duduk anak SMK kelas dua. Tak sengaja membuka buku yang tak tertata rapi di rak buku milik bersama. Di buku tertulis bahwa itu spesial bagi kaumnya. Buku biru itu bukan miliknya, dan jika dilihat dari nama yang tertulis di lembar kedua, buku itu juga bukan milik sepupunya.
“Selamat Datang Saudaraku!” Sambutan pertama membuatnya membentuk simpul senyum di bibirnya.
“Saudariku yang tekun mendirikan shalat dan berpuasa dengan penuh kepatuhan dan kekhusyukan.
Saudariku yang memakai hijab demi kesopanan, kewibawaan, dan kesucian diri.” Kata demi kata menggetarkan hatinya.
“Saudariku yang selalu bersabar, mawas diri, dan bertobat dengan penuh penyesalan.”
“Saudariku yang selalu menjadikan Asiyah, Maryam, dan Khadijah sebagai teladan.” Satu tarikan nafas terdengar, dalam. Ia tutup buku itu, untuk membaca ulang judul bukunya, penulisnya.
Ia tak begitu anti pada buku sehingga dilanjutkannya lagi membaca, dan lucunya itu tak begitu tau malu mengira bahwa setiap kata manis di buku itu tertuju padanya. Jika aku disana mungkin aku akan menggambil sepotong hijabku untuk kupakaikan padanya, atau aku paksa ia berwudhu sembari ku siapkan sajadah dan mukenah untuknya. Ia belum sholat dhuhur siang itu. Demi waktu aku tak lupa.
Khusyuk ia membaca, hampir separuh buku dilahapnya. Kurasa penulis menabur bubuk hipnotis padanya yang sepanjang ingatanku hanya suka membaca cerpen cinta anak SMA.
“Bukanlah kesengsaraan itu karena hilangnya kenikmatan dari seseorang, tapi kesengsaraan itu karena lepasnya Allah dari hati seorang.” Berkaca-kaca sudut matanya, lirih terdengar ucapan terima kasih dari bibirnya.
Hingga, waktu tak berjalan perlahan. Banyak hal yang ia lupakan, berubah beberapa kebiasaan, dan berganti koleksi buku bacaan.
Selepas menggantung mukenah, ia berjalan menuju teras masjid kampus, satu buku keluar dari tasnya, “Ternyata Wanita Lebih Mudah Masuk Surga”. Ia mulai membaca, sembari menanti waktu mata kuliah berikutnya.
Aku hari ini, disini, tak henti bersyukur pernah jadi saksi bagi panjangnya jalan hidupnya. #alarmhati
@30haribercerita
#30haribercerita
#30HBC2118
#30hbc21buku (di Pojokan Kamar)
https://www.instagram.com/p/CKLM3MgAzyN/?igshid=1pza5d778hx7o