13.01.2021 Hati siapa yang tidak menangis melihat berita di tanggal 09.01.2021, pesawat yang semula hendak mengantarkan penumpangnya untuk pulang ke tempat tujuannya di bumi justru terbang mengantarkan penumpang dan kru pesawat ke langit, pulang yang sebenar-benarnya pulang. Pulang pada Sang Pencipta. Siapa yang tidak takut, siapa yang tidak trauma. Kita ini hanya manusia yang lemah, yang takut akan kematian, takut berpisah dari orang yang kita cintai tapi terkadang lupa bahwa maut adalah takdir. Takdir yang tidak satu orang pun manusia yang mengetahui kapam akan terjadi, kapan akan pergi, kapan akan meninggalkan dunia ini. Setiap kali "terbang" sebelum take-off aku selalu memohon keselamatan dan berkata : "Allah, sebentar lagi aku akan berada di langit Mu walaupun ini masih jauh dari tempat Mu tapi lindungilah aku, jaga aku, selamatkan aku. Ku serahkan hidup dan mati ku di tangan Mu, jika aku masih diberi kesempatan untuk hidup maka mudahkan perjalanan ini, tapi jika aku harus meninggalkan dunia ini maka wafatkan aku dalam keadaan husnul khatimah. Berikan kekuatan dan keikhlasan pada keluarga ku untuk mengikhlaskan aku. Sesungguhnya aku ini hanya makhluk kecil yang tak memiliki daya dan upaya" Selain itu kebiasaan ku yang lain adalah memberi kabar pada orang terdekat kalau aku akan terbang. Memberikan detail penerbangan, mengabari saat boarding, saat landing atau bahkan delay sambil mengirim foto terbaru. Hanya berjaga-jaga jika suatu waktu nama ku masuk dalam manifest korban kecelakaan mereka sudah tau kalau aku ada disana. Dan satu lagi, meminta maaf. Meminta maaf pada orang-orang yang ku tinggalkan karena mungkin bisa saja itu menjadi pertemuan terakhir ku dengan mereka. Turut berduka cita yang sedalam-dalam nya untuk para keluarga yang ditinggalkan. ~30 Hari Bercerita Edisi Rapel~ #30haribercerita #30hbc2113 #30hariberceritarapel @30haribercerita https://www.instagram.com/p/CKGhT7YDAZX/?igshid=fbz4d5fe75e8
















