9 Tahapan Story Circle Andy Bull Dalam Publikasi Media Online
Terdapat 9 tahapan story circle menurut Andy Bull dalam Media Online, tahapan tersebut merupakan tahapan yang penting pada publikasi media online
Tahapan pertama, penelitian sebagai pelapor. Ketika suatu persoalan terjadi jurnalis atau wartawan dengan cepat menganalisa dan mencari tahu makna dan konteks yang terjadi pada peristiwa atau persoalan tersebut, dengan menyusun kejadian dengan detail agar pembaca atau khalayak dapat memahami berita yang disajikan.
Tahapan kedua, penerbitan sebelum acara. Jurnalis atau wartawan dipersilahkan mengubah atau mengedit suatu berita sebelum berita tersebut benar benar dipublikasi.
Tahapan ketiga, berita terupdate atau yang paling baru datang dari News Ticker, SMS, Twitter. Wartawan atau jurnalis mendapatkan berita melalui News Ticker, lalu wartawan atau jurnalis memanfaatkan Twitter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait peristiwa dari pengikut yang berada di sekitar lokasi tersebut melalui SMS.
Tahapan keempat, Jurnalis atau wartawan dapat melaporkan secara langsung. Dalam kasus ini wartawan atau jurnalis memiliki media untuk melaporkan peristiwa secara langsung melalui situs web berita yang sudah ada dengan mengirimkan taks langsung di situs web tersebut, atau melakukan siaran streaming langsung di situs web tersebut, atau menggunakan Twitter sebagai alat atau media untuk menyampaikan atau melaporkan peristiwa secara langsung.
Tahapan kelima, menulis cerita disitus web. Wartwan dan jurnalis lain saling berteman satu sama lain, ketika wartwan atau jurnalis lain mendapatkan tambahan informasi yang mengarahkan kepada kedalam informasi baru, segera tulis informasi tersebut di situs web dan mencari tau informasi lebih lengkap melalui telfon atau sumber suber lain.
Tahapan keenam, memberikan kabar terkini atau kelanjutan dari informasi sebelumnya berdasarkan informasi yang sudah didapat dari berbagi sumber lalu mempubliksi berita tersebut.
Tahapan ketujuh, menambahkan umpan balik kepada pembaca. Khalayak pembaca yang mengikuti berita atau informasi tersebut memberikan tanggapan melalui kolom komentar. Salah satu dari khalayak pembaca meraka kemungkinan adalah saksi mata yang ikut menanggapi berita tersebut. Kemudian tim jurnalis akan menambahkan sebuah tombol untuk mengundang pembaca tersebut untuk memberikan informasi apa yang mereka lihat dan miliki.
Tahapan kedelapan, mengembangkan berita untuk web dan cetak. Berita cetak untuk surat kabar beberapa halaman akan disatukan sebagian besar dapat diambil langsung dari teks web, dalam pengaturan waktu edisi cetak dan web sangat berbeda, surat kabar menjaga edisi mereka untuk memangkas biaya. Berita web atau online membutuhkan semua situs dimana pembaca dapat menemukan semua elemen mulai dari teks, video, audio, dan gambar.
Tahapan kesembilan, memperbaruhi cerita secara teratur melalui situs situs online.
Sumber: Bull, Andy. (2010). Multimedia Journalism. London















