Bising yang Senyap (2)
Pernah nggak ngerasa udah tidur cukup, tapi jiwa dan raga rasanya masih sangat lelah?
Istilah sekarang namanya burnout. Orang-orang bilang kita butuh liburan. Tapi kenapa setelah jalan-jalan pun, rasa kosong itu tetap ada?
Kita terjebak dalam Silent Chaos. Scrolling tanpa henti padahal mata sudah perih. Merasa sepi di tengah keramaian. Pikiran yang terlalu berisik (overthinking) bahkan saat shalat dan sujud.
Mungkin sebenarnya, jiwa itu nggak butuh "pelarian". Mungkin ia hanya sedang rindu, "Munajat & Khalwat" dengan Ar-Rahman.
Bukan mengasingkan diri dari dunia, tapi menyisihkan waktu di mana hanya ada kamu dan Allah. Tanpa notifikasi, tanpa validasi manusia. Coba letakkan HP 15 menit sebelum tidur. Ganti scrolling dengan istighfar. Biarkan jiwa itu bicara pada Penciptanya. Aku yakin Allah nggak butuh kata-kata puitis. Bisa jadi yang Allah inginkan adalah momen saat kita datang. Menumpahkan semua "kekacauan" itu dalam doa.
Saat kamu memberi ruang untuk Allah di tengah kekacauanmu, Allah akan memberi ketenangan di tengah badaimu.
"Cukuplah Allah bagiku..."
Bisa jadi istirahat terbaik bukan tidur, tapi sujud yang panjang. Liburan terbaik, tak selalu tentang berpindah tempat, tapi mengambil jeda untuk khalwat dan munajat. Pertanyaan di depan cermin : Kapan terakhir kali kamu benar-benar "berduaan" dengan-Nya?
@quraners













