Kamu menggosokkan kesedihan ke wajahmu, kemudian tidak lupa untuk tetap bersyukur.
—Angkasaai

seen from Italy
seen from United States
seen from China

seen from T1
seen from Netherlands
seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from Germany
seen from Yemen

seen from Russia
seen from Poland
seen from United States

seen from United States

seen from United States
Kamu menggosokkan kesedihan ke wajahmu, kemudian tidak lupa untuk tetap bersyukur.
—Angkasaai
Ada yang menabung rindu. Namun, tidak pernah menghitung sudah berapa banyak tabungannya.
—angkasaai
Berkarya Dahulu Berdaya Sekalian
Oleh Angkasaai
Kapan terakhir kali kamu memikirkan ingin berkarya dan menggali potensimu? Rasanya keinginan itu lambat laun menjadi pupus karena kurangnya motivasi atau tidak ada orang yang membuatmu berkompetisi. Apalagi setelah orang-orang yang paling dekat denganmu pergi. Memang tidak akan ada yang sama-sama terus, selamanya. Termasuk potensi yang ada dalam dirimu itu.
Sayangnya tekanan zaman tidak boleh membuat kamu tertekan sendirian, peradaban semakin menekankan, "Kalau yang tertinggal, siap-siap saja dihancurkan dengan rasa baper." Menggeliat itu harus, tidak peduli sedingin apa Subuh hari ini.
Berhentilah menguap paling lebar, tetapi tidak melakukan apa-apa. Sudah saatnya kembali menikmati aliran hujan dan menangkap sisa gerimis dengan kedua tangan. Berkarya dahulu berdaya sekalian, biasanya satu kalimat akan melahirkan anak-anak kalimat yang lain, dan anak-anak kalimat bisa menjadi buku, dan buku bisa diaplikasikan ke dalam banyak hal untuk diambil dan disebarkan manfaatnya.
Ada yang siap berdaya dengan buku? Berdaya dengan buku menjadi awal yang baik untuk seorang muslimah berani berkarya dan menyuarakan keinginan dan perasaannya, misalnya dengan menjadi penulis atau seorang marketer buku. Berani mencoba berkarya itu tidak membutuhkan dukungan dari banyak orang dulu, yang penting dari diri sendiri yang mau memulainya.
Mengutip Intuisi Serpihan-Serpihan Puisi karya Angkasaai
Impian tidak selalu disiram asumsi seseorang
Ia punya banyak cara untuk terbang
Tapi perlu dirawat dengan ketekunan
Dan harus dicintai dengan ketaatan
📷Pict by Angkasaai
Monokrom🌦️
📷 @angkasaai
"Apa yang dicurhatkan ke langit, tak pernah gagal tercurahkan ke bumi."
—Angkasaai