Lalu kamu akan mengerti, mengapa beberapa kesalahan atau luka tak dapat sembuh melalui maaf. Kamu akan mengerti juga mengapa maaf yang sudah terucap dan diterima, tak lantas membuat relasi atau situasi kembali seperti sebelum kesalahan terjadi atau luka tercipta.
Bukan tentang maaf yang tidak tulus atau lawan bicaramu yang bukan pemaaf, karena setiap orang memproses luka mereka dengan cara dan kecepatan yang berbeda. Beberapa orang membutuhkan jeda yang begitu panjang, ketika beberapa yang lain dapat melupakannya dalam sekejap. Dan tidak pernah ada nilai benar atau salah—hanya manusia yang sedang menjadi manusia.












