[LIWET]
Nasi liwet adalah nasi khas yang men-Indonesia (atau mungkin hanya men-jawa), terbuat dari beras yang dinanak dengan santan, ikan teri, daun salam, sereh, lada, bawang merah, cabe rawit, dan bumbu perasa (Resep chef liwet andalan anak bengkel).
ARLiwet adalah acara jurusan dimana kami makan nasi liwet bareng. Prosesi acaranya sederhana, [1] masak nasi liwet dengan menggunakan rice cooker pinjaman dari orang-orang sejurusan, [2] sambil nunggu nasi matang, biasanya kami mengobrol (apa pun bisa jadi bahan obrolan), atau bisa juga bermain musik (tergantung dari preferensi aktivitas masing-masing) [3] Nasi matang, maka daun pisang pun digelar berjajar sebagai pengganti piring (bahkan tidak jarang menggunakan TRASHBAG!) [4] Para manusia yang kelaparan pun berjajar disekeliling daun pisang untuk bersiap makan dengan syarat duduk setengah (posisi duduk yang mudah berdiri) atau jongkok [5] Berdo’a bersama (dipimpin oleh siapa pun yang bersedia tapi biasanya ketua himpunan mahasiswa) [6] Aba-aba, dan makan bersama pun dimulai [7] setelah beberapa saat, orang-orang yang sedang makan disuruh berdiri dan bergantian dengan orang lain yang belum sempat makan liwet [8] lalu bergantian lagi [9] bergantian lagi sampai nasi liwet habis.
Frekuensi acara ARLiwet ini sering kali tidak terjadwal secara jelas, tetapi ketika dirasa sudah lama kegiatan tersebut tidak dilakukan, maka akan ada yang berinisiatif untuk mengadakan acara tersebut. Dan sistem pengerjaannya pun tidak ribet, siapa yang sukarela maka boleh menbantu. Tidak ada paksaan dan sistem organisasi yang rumit.
ARLiwet sangat bermanfaat untuk mengatasi rasa lapar ketika dompet tipis (kasus yang seringkali menimpa mahasiswa ketika akhir bulan). Tapi dibalik makan massal yang mungkin bisa mengganggu kesehatan pencernaan kami, ARLiwet lebih dari sekedar acara makan bareng. ARLiwet mendobrak batas yang membuat kami bisa berbaur satu sama lain. Dari yang paling tua sampai yang paling muda, semuanya makan dari jajaran daun pisang di lantai. Dari yang bayar SPPnya mahal sampai dengan yang beasiswa, semuanya makan dengan menu yang sama, nasi liwet.
ARLiwet lebih dari sekedar makan bersama tapi prosesi sederhana yang mampu mengumpulkan orang-orang dalam satu tempat untuk saling mengenal satu sama lain.












