Backlog dalam Berkomitmen
Ada saat aku memiliki keinginan untuk berkomitmen menulis dalam 30hari. Namun pada hari ke-6 aku kembali bertanya mana komitmen yang sempat ku gaungkan mau ku lakukan sebelumnya?
Ternyata membangun komitmen tidaklah semudah itu, ya. Hingga akhirnya mundur lagi tenggat akhir 30HBC-ku karena ini baru #30hbc2306
Tapi baiklah, aku mengakui beberapa alasan yang ku jadikan pembenaran dan mungkin bisa kalian pelajari untuk hindari dalam membangun komitmen.
⭐️Too perfectionist,
dari awal ikut challenge ini aku punya goals untuk membuat feed postinganku menjadi “kuning”.
Tapi itu ternyata malah menjadi boomerang balik yang seringkali menjadi alasan buat menunda karena belum mengedit foto dengan unsur kuning, ataupun tak menemukan foto dengan unsur kuning.
Key point: kadang kita harus perhatiin hal ini needed ga buat kita pertahanin
📄Who said idea and plan is everything?
No, i got 10days list of ideas and plan to things i want to write. Tapi ternyata banyak hal yang bisa menjadi alasan untuk tidak melakukan. Entah karena oh likenya dikit, atau karena lagi sakit ntar aja, atau ya sesimple gaada waktu.
But in the end, excuse will always works. So, key pointnya: eksekusi is the key, bukan ide dan plan.
Just find a simple-fast-you can do-now for the execution and voila i post it now haha
🪝Commitment take two tango
Wheter in my situation the two tango is between me and my so sok-busy schedule on my commitment to write. Commitment is about one and others things, besides two peoples.
Key point: sebelum berkomitmen, bersiaplah ama tantangan yang bakal kalian hadapi juga. Entah tanggung jawab tambahan, jika ada kekeliruan dll.
🤸🏻♀️It’s about creating system.
Entah system yg bikin biar kita semangat nyeleseiinya, atau biar bikin kita ngerasa bersalah ga ngelakuinnya, ataupun sekedar buat tracking.
Key poin: find your way to make your own system. Don’t forget to be kind to tourself everyone🥰🥰🥰
So, ada yang lagi belajar bangun komitmen juga?