Beberapa waktu lalu, saya sibuk (meribetkan diri) untuk menata ulang nuansa kamar. Tidak terlalu repot, hanya merubah bentuk dan komposisi. Di sela itu, saya menemukan lampu berdiri ini diantara setumpuk furniture di luar kamar. Hampir dua tahun dia bertenggek di situ, selama itu pula saya selalu melihat--bulak-balik--dan membatin "lampu ini rusak". Berpikir begitu karena barang ini tidak digunakan sesuai dengan manfaatnya. Setelah memperhatikan lebih dekat, dan hanya ada satu jawaban untuk mengetahui apakah lampu ini usang atau tidak adalah dengan cara mencobanya. Tak pikir panjang, bergegas lampu berdiri ini saya tarik ke dalam kamar. Saya dekatkan lampu dengan kontak listrik. Lalu saya letakkan di tempat yang serasi--di sebelah kursi kayu berselimut kain warisan yang berusia puluhan tahun. Begitu listrik lampu disambungkan kekontak, lampu pun menyala. Terkejut. Lampu ini memantulkan warna kuning yang hangat. Seramah cahaya bulan di atas gelap. Lampu-lampu dengan sinar putih yang biasa dipasang, seketika saya matikan. Dan pantulan kuning lembut dari bohlam lampu berdiri ini semakin meneduhkan seisi kamar. Bergoreslah senyum di bibir. Selama ini saya cukup terganggu dengan satu lampu putih yang biasa saya gunakan dalam lelap. Saya tidak bisa tidur dalam gelap. Tapi sekarang, saat semua lampu putih saya redam, lampu berdiri ini seolah memberi jawaban. Warna kuning hangatnya--ternyata--100 kali lipat sangat bisa mengantar saya tertidur lenyap. -selamat menikmati malam redam-