My dinner #lontongsayur #ayamsuwir #telurceplok #yummy #homecooking #foodgasm #nodiet
seen from Malaysia

seen from Netherlands

seen from Türkiye

seen from Canada

seen from Singapore
seen from Russia
seen from Chile
seen from China

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from Japan
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from China

seen from Russia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
My dinner #lontongsayur #ayamsuwir #telurceplok #yummy #homecooking #foodgasm #nodiet
RESEP AYAM SUWIR KEMANGI | SEMUA ANGGOTA KELUARGA KETAGIHAN !!
. . . hej sobat @dapoernyonyagajah jelang hari raya besok tentunya kumpul bersama keluarga tersayang, yuk siapkan moment kebersamaan dengan penuh kebahagiaan apalagi dilengkapi dengan hidangan spesial khas pulau Dewata ala @dapoernyonyagajah. dibuka PO nasi sambal matah dengan pilihan lauk #ayamsuwir atau #ikansuwir sesuai selera kamu. delivery untuk besok ya guys tanggal 20 Juli 2021. hayuk order sekarang jangan sampai kehabisan quota ya, hubungi nyonyagajah melalui DM atau WA di nomor 081903081980 @dapoernyonyagajah >> the next level of new taste #sambalmatah #indonesiaancuisine #balinesecuisine #dapoernyonyagajah #pobatch5 #thenextlevelofnewtaste (at Kedai Dapoernyonyagajah) https://www.instagram.com/p/CRgCVdPM0o1/?utm_medium=tumblr
Ayam Suwir Bumbu Kuning
Inanews - Saya selalu sedia dada ayam di freezer buat stock krn dada ayam itu praktis dimasak apa aja. Kali ini saya ikut resepnya Ibu dibumbu kuning dengan kentang sebagai 'sumpelannya' biar jadi lebih banyak..hehehe..
Bahan-bahan
1 dada ayam agak besar 1 kentang besar, potong kotak2, goreng Bumbu : 2 lbr daun salam, remas 2 lbr daun jeruk, buang batang tengahnya, iris halus 1 ruas laos, geprek 1 batang sereh, geprek 2 batang cabe hijau, iris miring sesuai selera Cabe merah, cabe rawit Bumbu uleg ; 3 siung bawang putih 6 siung bawang merah 2 butir kemiri agak besar 1 ruas jahe 1 ruas kunyit Garam Gula merah, merica halus
Langkah
1. Ayam direbus hingga 4/5 matang. Angkat, tiriskan lalu suwir2 dan sisihkan. Uleg bumbu plus garam hingga halus, setelah halus bisa diuleg cabe rawit sesuai selera. Atau bisa juga rawitnya iris halus dan ditumis bersama bumbu halus 2. Tumis bumbu halus hingga wangi dg minyak goreng plus sedikit margarin. Masukkan laos dan sereh geprek, daun salam. Tambahkan air termos secukupnya (sekitar 100-150 ml), gula merah, merica halus. Aduk, tes rasa. 3. Tambahkan kentang, irisan daun jeruk. Aduk rata lalu tutup sebentar agar matang dan bumbu meresap. Tambahkan irisan cabe hijau+merah biar cantik 😊 aduk, tes rasa lagi. 4. Jika sudah pas rasa dan airnya sdh menyusut nyemek hampir kering, angkat lalu sajikaan.. 😘👌
Read the full article
siapa suka makan #rotiJadoel ? barusan saya cobain varian barunya, yang terkesan jadoel juga, dari : . #dityasKitchen instagram : @dityasKitchen OPEN PO H-1 Order : WA : 082114021622 BBM : 7C65114A Make by order #JakartaBarat , #Palmerah Supplier founder bakut teh . Barangkali ada yang mau pesan, disini bukan cuma #bakery aja... bisa terima pesenan untuk #catering juga Untuk #kueKering juga ada kepo in aja IG nya, @dityaskitchen ada Gohyong, siomay, baso lohua... dan masih banyak lain nya. Apalagi sebentar lagi, #Imlek2018 barangkali ada yg mau pesan. . saya cobain #roti nya empuk mungkin karena saya generasi jadoel suka dengan roti berserat empuk ini #rotiAyam rasa baru nya yaitu : Roti Ayam Suwir Bumbu Bali Ada rasa pedas pedasnya, dengan #ayamSuwir nya yang asin gurih, dengan #bumbuBali nya.. gak berasa, sekali makan, abis 2 bungkus. . 👍👍 . . #kulinerJakarta #kulinerJakartaBarat #kulinerPalmerah #kompasGramedia #kompasTV #jakartaKuliner #JktKuliner #JakartaCulinary #JakartaInFood #cemilan #jajanan #jajananJakarta #cemilanJakarta #bread #sarapan #jakartaPost #homeMade #onlineShopJakarta #onlineOrder (at Jakarta, Indonesia)
[Repost from @suwir.ricebowl] Catering | Party | Event 📞+62 815 1700 5509 📮[email protected] 🛵 Go Food Suwir Ricebowl 🌿Pasar Santa Food Court, Jalan Cipaku 1, Petogogan, Jakarta Selatan. #catering #ricebowl #suwir #nasicampur #jakartafoodies #indonesianfood #spicyfood #sambal #sambalmatah #sambalandaliman #ayamsuwir #kambingsuwir #pasarsanta #jakarta #event #nasidaunjeruk #foodporn #jakartafood #jfoodians (at Pasar Santa)
Cinta Pertama dari Ubud
Ada yang berkesan saat pertama menginjakkan kaki di Ubud. Saya jatuh cinta mencecap kelezatan ayam suwir dan sambal terong khas Bali. Jika biasanya hanya mengunjungi Denpasar, Tabanan, Karangasem, atau daerah-daerah familiar lainnya, sekarang saya berkesempatan untuk tinggal seminggu di Ubud! Iya, Ubud yang sangat berbeda dari daerah lain di Bali. Menurut saya dia-lah jantung Bali yang sebenarnya, dimana saya bisa menjumpai berbagai kesenian dipamerkan lebih detail. Ubud memiliki hawa sejuk, matahari yang tak menyengat, serta dedaunan hijau yang menyegarkan penglihatan.
Pagi tadi pesawat saya landing sempurna di Bandara Ngurah Rai. Tanpa membuang waktu, mobil yang sudah dipesan jauh hari siap mengantar saya, Kak Mel, Kak Ucha, Kak Vely, dan Kevin ke Ubud melewati Tol Bali Mandara. Pemandangan pertama yang menyita perhatian kami saat tiba di Ubud adalah Monkey Forest. Monyet-monyet jinak turun ke jalan menyapa wisatawan asing yang ingin bermain bersama. Ternyata Ubud berbeda dari pemikiran saya, sempat terpikir jika di sini adalah kawasan terpencil yang mungkin tidak seberapa terjamah wisatawan asing. Mereka memadati setiap sudut jalan, menikmati Ubud yang seramah kampung halaman.
Mobil sewa yang dikemudikan Bli Komang membawa kami ke Indus Restaurant di Jalan Raya Sanggingan untuk mengikuti sesi orientasi sebelum berlangsungnya festival. Kak Vely dan Kevin kebagian sesi pertama, sementara saya, Kak Ucha, dan Kak Mel yang baru kebagian sesi kedua mengurus homestay di Monkey Forest Road. Home stay yang kami pilih adalah Kabera yang tidak jauh dari lokasi festival dihelat. Ibu Ketut, sang pemilik homestay menyambut kami seperti keluarga jauh yang baru datang. Keramahan penduduk asli memang jadi keunggulan Bali, terutama Ubud. Setelah semua urusan selesai, rasa lapar memang tak mampu ditahan. Banyak penjual bakso ayam yang kami temui, namun kali ini kami memilih untuk menyantap nasi agar lebih nendang di perut. Jadilah kami berjalan menuju Bintang Supermarket dan menikmati aneka masakan khas Bali yang bebas dipilih. Saya tergoda sepiring nasi hangat, sambal terong, ikan tongkol, dan ayam suwir. Dari sekian yang saya pilih, ternyata lidah tak henti mengagumi rasa dan kelembutan ayam suwir yang berpadu dengan bumbu-bumbu otentik Bali. Selesai menyantap, perut kenyang, saya masih dikagetkan dengan harga makanan yang saya pesan tadi. Tak lebih dari tiga puluh ribu rupiah untuk total keseluruhan, ditambah sebotol air mineral dingin penghilang dahaga. Tak salah lagi, Ubud memang luar biasa :D
santap bersama yang pertama
menendang-nendang! :D