Nikmatnya memiliki sahabat di perantauan adalah mau tidak mau kita akan di perkenalkan dengan kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah terjamah.
Sarapan dengan makanan yang bukan sarapan yang biasanya menjadi sarapan di kampung halaman agaknya akan enggan untuk dicoba tanpa ada dorongan. Apalagi masih ada sarapan lain yang tersedia dan familiar.
Ketika kamu memiliki teman yang berdomisili di perantauan tersebut, bepergian dengan mereka, mau tidak mau kamu akan diajak ke tempat yang familiar bagi mereka. Tanpa berfikir panjang, kamu pun mengikutinya, mencobanya, dan ternyata..
Sarapan tidak melulu seribet yang selama ini terpikir di kepala. Sarapanpun bisa sesederhana perpaduan lontong dan gorengan. Tidak harus lontong dengan gulai, atau lontong dengan sate. Tapi lontong dengan gorengan pun ternyata enak juga. Hehe. Ditambah lagi dengan sambel yang tidak biasa. Pedes cengek tapi ternetralisir dengan manisnya kecap. Pedes pedes manis, eh rasanya gurih juga ^D
Ternyata merantau itu membuka mata, ya..
Yang biasanya dulu dianggap asing, menjadi sesuatu yang biasa saja. Bukan menjadi hal yang aneh lagi.
Tetapi, mungkin anggapan itu akan berubah, jika kita berani mencobanya..