Finding God in All Things
Aku selalu percaya waktu Tuhan akan datang di saat yang tepat, tidak terlambat maupun terlalu cepat. Begitu pula dengan pertemuanku dengan Magis Jakarta. Aku bersyukur bisa bergabung di Formasi Magis 2023/2024, saat usiaku 30 tahun. Banyak terima kasih untuk Niken Alberta yang mengenalkanku dengan Magis sejak di Bandung. Aku berdoa semoga kamu juga punya kesempatan untuk bergabung di Magis Jogja ya, Niken :)
Magis adalah sebuah komunitas orang muda Katolik yang mendalami Spiritualitas Ignatian. Magis berarti to be more atau menjadi lebih. Kami berlatih untuk semakin mengenal diri kami, sesama, dan Tuhan melalui latihan-latihan rohani seperti ladoda, examen, jurnaling, dan kontemplasi. 9 bulan berformasi bukanlah hal yang mudah, tapi di balik itu Tuhan berikan rahmat-rahmat yang begitu banyak, yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya.
Diawali dengan mengenai Autobiografi St. Ignatius Loyola. Selanjutnya aku belajar untuk mau terbuka menggali sejarah hidupku di masa lalu, memeluk setiap luka, memaafkan, dan berdamai dengan itu. Aku belajar lepas bebas dari segala kelekatan akan sarana, serta bagaimana menggunakan sarana itu untuk semakin dekat dengan tujuan. Aku belajar memilah hal-hal baik dan hal-hal jahat melalui discerment. Aku belajar melihat kembali apa yang Tuhan kehendaki untuk aku lakukan di dunia sebagai perutusanNya. Dan melalui Live In Immersion Experiment di Muara Angke Blok Empang, aku melihat wajah Tuhan pada orang-orang yang kutemui, yang penuh syukur akan hidup yang dijalani serta bisa memberi dari kekurangannya.
Berkat latihan-latihan rohani yang dijalani, aku juga belajar untuk masuk dalam suasana hening, menepi sejenak dari keriuhan duniawi dan mendengarkan suara Tuhan yang berbicara padaku. Mencoba menerima semua perasaan yang hadir, menggali makna dari setiap peristiwa, serta mensyukuri berkat Tuhan di setiap harinya. Banyak terima kasih juga untuk Circle Key yang selama 9 bulan telah menjadi "safe space"-ku. Lope sekebon <3
Seperti seorang ibu yang mengandung 9 bulan, setelah selesai formasi aku seperti terlahir kembali sebagai manusia baru dengan cara pandang baru yang siap membagikan cinta Tuhan, karena aku lebih dahulu dicintai oleh Tuhan. Semoga api cinta dan rahmatNya cukup untuk bekal perjalananku yang masih kluntrang kluntrung di dunia ini :)




















