Sifat hati manusia, tidaklah selalu kuat kadang pada satu masa dapat melemah, lelah ! Hati manusia tidaklah selalu baik atau sehat bisa juga sakit sebagaimana sakitnya badan, terluka ! Hati manusia juga tidak selalu bersih kadang kotor penuh debu, kelam! Hati manusia juga tidak selalu sarat isi atau siaga bisa jadi kosong! Hati manusia juga sebagaimana badan butuh makan dan minum , bisa jadi lapar dahaga! . Dan … Ketika semua itu melanda dalam hatimu, katakanlah dalam diri : WAHAI HATI, KUAT & BERTAHANLAH ! Kemudian bawalah hatimu kembali hanya kepada sang pemilik hati Ikutilah jalan skenario-Nya yang telah disediakan untuk hatimu Laluilah dengan penuh ketundukan hatimu dalam berserah diri dengan taubatmu, dalam dzikir panjangmu, dalam perjalanan mengenal Allah lebih dalam lagi dan teruslah memperbaharui iman dengan keindahan taqwamu. Sampai pada satu titik hatimu kembali lapang, tenang dalam kedamaian dan keberkahan dalam cahaya petunjuk-Nya. . Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik’. Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” -[HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, Al-Hakim 1/525] . ‘Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Ta'atik’. Artinya: “Wahai Dzat yg membolak-balikan hati teguhkanlah hatiku diatas ketaatan kepadamu” - [HR. Muslim (no. 2654)] . 'Allaahumma Musharrifal Quluub, Sharrif Quluubanaa ‘Alaa Tho'atika’. Artinya: “Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepadamu.” -(HR. Muslim) . 'Rabbabaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab’. Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” -(QS. Ali Imran : 7) .













