[book (p)review] "The Selection" by Kiera Cass Sulit untuk tidak membandingkan The Selection dengan The Hunger Games. Kisah utamanya disajikan dalam trilogi. Keduanya sama-sama menyuguhkan latar Amerika masa depan dimana tokoh utama mengikuti sebuah kompetisi untuk pencarian seorang pemenang. Yang membedakan kedua series ini adalah jenis persaingan. Hunger Games adalah pertarungan antara hidup dan mati; pesertanya membunuh atau bertahan hidup agar bisa menang. Dan poin itu menjadi menarik saat konflik politik ikut menyeruak. Lalu The Selection? Well... let's just say that the competition is a Cinderella beauty contest. Amerika masa depan berupa negara kerajaan bernama Illea. Dan "The Selection" adalah kontes pencarian putri kerajaan, yang akan menjadi pendamping bagi pewaris tahta, Pangeran Maxon. Tiga puluh lima gadis dari 35 provinsi dan beragam kasta bersaing di dalam istana untuk memenangkan hati Sang Pangeran. Setiap gadis yang terpilih dihadiahi kemewahan kerajaan. Kasta keluarganya terangkat, dan tentu saja mereka menjadi terpandang di Illea. Maka menjadi sebuah tanda tanya ketika sang protagonis, America Singer, merasa tak beruntung ketika ia akhirnya terpilih mewakili provinsinya, menjadi satu dari 35 gadis yang bersaing dalam The Selection. Dan harapan America untuk menjadi gadis pertama yang pulang dalam kontes itu sepertinya tak akan terwujud karena Pangeran Maxon telanjur menyukai kejujuran serta gaya humorisnya yang alami... #currentlyreading 171 of 380 pages. Masih berusaha memahami pola pikir America. Katanya dia berusaha melupakan Aspen, pemuda yang dicintainya, tapi ia tetap tak mau bermuka manis di hadapan Pangeran Maxon. Oh, dan sudah ada 8 orang gadis yang meninggalkan istana padahal kompetisi baru saja dimulai. --- #kieracass #theselection #theselectionseries #bookpreview #americasinger #bookstagram #bibliohile #mildareads













