_CAJAL_
Jika kamu mempunyai cita-cita menjadi seniman, tetapi orang tuamu tidak menginginkan dan menyuruhmu untuk masuk kedokteran, apa yang akan kamu lakukan? Yosh, biasanya dalam kasus seperti ini, hanya ada dua pilihan, si anak yang mengalah dan melupakan mimpinya atau orangtua yang mengalah dan terpaksa mendukung anaknya.
Tapi tidak bagi Cajal, ia menggabungkan keduanya. Bapak neurosains modern yang memiliki nama lengkap Santiago Ramon Y Cajal ini memiliki cita-cita ingin menjadi seorang seniman, he was an avid painter, artist, and gymnast, tetapi ayahnya tidak mengapresiasi maupun mendukung kemampuannya itu (meskipun bakat seninya akan memberi kontribusi untuk kesuksesannya di masa depan). Ayah Cajal bersikeras meminta Cajal untuk mengambil studi kedokteran, karena dinilai dapat menjadi mata pencaharian yang lebih mapan. Cajal kemudian menuruti keinginan ayahnya untuk sekolah di kedokteran, tetapi ia tak melupakan cita-citanya, pada akhirnya ia berhasil menggabungkan keduanya, seni dan kedokteran. Ia menjadi seorang peneliti dan ilustrator anatomi terbaik. Gambar detail mengenai sistem saraf yang merupakan hasil karyanya masih digunakan sampai sekarang. Dua bidang yang ia satukan ini membawanya menuju keberhasilan yang luar biasa, hingga ia dikenal sebagai bapak neurosains modern dan banyak mendapat penghargaan.
Saya suka dengan caranya ini, menggabungkan dua keinginan tanpa mematikan yang lainnya. Yang seperti ini tentu juga membutuhkan kerja keras dua kali lipat, tapi tak ada yang tak mungkin kan selama kita berusaha dan berdoa. Sebagai penutup, saya kutipkan satu kalimat Cajal yang menarik menurut saya, “Betapa banyak fakta menarik yang gagal dibukukan sebagai penemuan yang bermanfaat hanya karena pengamat pertama menganggap hal tersebut adalah hal yang alami dan biasa. Mengherankan sekali bahwa populasi yang kaya akan imajinasi tentang dongeng nenek sihir, santo dan santa, peristiwa misterius serta kejadian luar biasa, menganggap dunia tempat mereka tinggal adalah lingkungan yang biasa, monoton, dan tidak imajinatif. Mereka bahkan tidak menyadari di bawah semua hal tersebut terdapat rahasia, misteri dan keajaiban.”
Yup, dunia yang kita tinggali ini menyimpan rahasia, misteri dan keajaiban, bahkan pada tubuh kita sendiri. Saya jadi ingat firman Allah dalam Al-Qur’an tentang penciptaan manusia, sebuah kejadian luar biasa jika kita mau merenungkan dan mempelajarinya. Dan tentunya masih banyak yang bisa kita pelajari dari hidup kita yang mung mampir ngombe ini, iya to?












