(Tho your English is so damn gewd, and mine is not so, I’ll remain to write in Anak Jaksel way, you know, English covers the clumsiness). Hi, dear Boy! It’s exactly a week before your birthday and been 65 days we don’t meet each other, but still connected for WFH kinda stuffs, and through convo in our Whatsapp and Slack group, or the Twitter link we sometimes shared privately. This outbreak sucks, the longing of meeting the others in the office did even more. And, the saddest one is, we did miss a lot of things we usually do in office, having lunch together, monthly closing, and friend’s birthday surprise, and.... also yours. Aha, someone is turning 30! How does it feel, to be in the age of early “om-om”? Hehehehe (Ga deng, gapapa bentar lagi juga gue ikut menua hehehehe). To the very best friend I firstly had in the office, I wish you the happiest birthday, ya Boy, and since I’ll be good person for the one who’s having birthday, I’ll write all the joys, hopefully you’ll get on your special day :)
You’re the first person helped me a lot during my probation in the office, and you’re well known as “Mas Boy yang senang menolong”, and you always keep asking for anything we probably need, so I pray, hopefully, all helps come along to your life always, may God ease anything you’re doing, and I believe He will.
You often treat us ice cream, or coffee sometimes, and what I cant forget till this very now, you treated me 2 glasses of vodka which didn’t even make me tipsy, till then I got jackpot *double smiles* and a bottle of beer on my birthday *hurray*, so I pray, may God bless you with a lifetime prosperity, tentunya untuk dipakai di jalan kebenaran yaaa, biar bisa melanjutkan liburan yang tertunda, jangan dipake nyewa hotel aneh-aneh, kalau mau ke hotel biar partner yang bayar, orang ganteng gabole susah :)
Since so many people said that you’re a very nice person to them, I sincerely pray, semoga kehidupan lo selalu diliputi kebaikan-kebaikan dari setiap penjuru mata angin, kebaikan yang panjang, apapun bentuk kebaikannya.
You’re generally kind person for all people in the office, meskipun tiap bulan ada aja keluhannya, tapi keluhan lo ngga jadi halangan buat lo bantuin orang, jadi sepenuh hati gue yakin your good deeds will be your good destinies, you’re a smart one, you have integrity (wanjay), you have goal and passion which may your own self does not aware (gue juga baru sadar belakangan sih setelah ngobrol sama lo beberapa waktu lalu), so that’s why, I do believe that success belongs to you as well, may God light your path of life, termasuk untuk karir lo. Jadi gapapa ngeluh, dikit aja, dibagi keluhannya jangan lupa, nomor gue aktif 24/7, kalau ga dibales ya gue lagi tidur ;)
Dari sekian banyak hari yang sudah gue lewati bersama lo, ada pemandangan unik yang kerap gue liat di sisi lain diri lo terhadap orang lain, you’re a very sweet person, sometimes. Gue kadang sampe mikir, kok bisaaa? Hahahaha. This is why, I hardly pray, and wish you are surrounded by the love you dream of. Apapun bentuk cintanya, dari orang tua, keluarga, teman-teman, atau dari siapapun sumbernya yang lo harapkan, semoga kehidupan lo penuh cinta kasih, iya gausah sama Isyana, Anya Geraldine, atau yang terakhir kemarin itu gapapa, lagian, yang nyata bisa diraih aja dong kalau punya mimpi hehehe.
Since you have a bad history of your health, then I beg to the only God, for blessing you the health, mentally and physically. Tolong banget lambung dijaga, asamnya jangan sering-sering naik, palagi naiknya sampe ke muka hehehehe. Dan yang paling mahal, jaga kesehatan jiwa ya, kalau mulai stress, cepet-cepet cari pertolongan ke mall, belanja, kan udah didoain biar prospered :)
So I summarize, may God bless you with the happiness, the timeless happiness. Kebahagiaan yang ngga ada habisnya, yang ngga ada ujungnya. Kebahagiaan yang apapun bentuknya, yang lo mau dan Tuhan kehendaki, bisa hadir dari dan untuk lo sendiri :)
Oh iya, ini sekalian farewell gue karena udah ngga satu Ruma lagi kali ya sama lo hahahaha *padahal aku kraaay*, dan karena ngga akan ada farewell juga sih. Jadi ya here we go, and it’s always began from thank you kinda things, right? hahahaha. I do thank you for soooooo many things you did for me from the very beginning ya Boy. Dari sejak awal gue datang ke kantor, sampai sekarang akhirnya gue harus udahan. Thanks-nya akan banyak banget, Boy, gue ngga bisa list semuanya satu-satu :(
Terima kasih karena mau dengan sabar dan ngga pelit ngajarin dan berbagi banyak hal soal kerjaan. Asem-asem dikit itu air muka gapapa, cause all the details you taught, at the end helped me as a rookie di dunia per-startup-an.
Terima kasih karena selalu bersedia ditanyain apapun, bahkan bantuin ngasi jawaban buat auditor. Bukan cuma buat gue, tapi buat teman-teman yang lain, mungkin semua juga sepakat, kadang-kadang you’re the first door we knocked when the problems poked, hehehe :)
Terima kasih karena selalu offer bantuan apapun ke gue, saat bokap ngga ada, saat kemarin gue dicoret dari Ruma, dan saat-saat gue tampak masi sibuk pas hari terakhir closingan (:
Terima kasih karena mau melibatkan gue di acara team, meskipun ya begitu doang gue bisanya, and sadly, ternyata gue juga cuma bisa andil sampai situ doang *cry*.
Terima kasih karena bersedia pulang bareng meskipun di MRT kita bengong-bengong juga karena capek, bersedia gue recokin nonton film padahal lo udah janjian sama temen, atau justru bersedia diajakin nonton karena gue ngga ada temen, dan bersedia gue intilin ke Starbucks padahal lo lagi pingin me time gegara gue ga jadi nginep di hotel :(
Terima kasih karena mau aja membunuh waktu malam-malam di McD Sarinah, jalan-jalan di Sabang buat sekadar ngopi. Heran gue kadang-kadang, katanya capek, bukannya balik cepet ke kosan, malah sempet-sempetnya cari McD yang sepian dikit, anak muda emang susah diem di rumah. Terus nanti kita nungkrung di McD mana nih?
Terima kasih karena masih belum kapok buat minum bareng sama gue, nganterin sampe kosan, meski gue udah pernah jackpot hahahaha duhhh kalau inget ini gue merasa sial emang, tapi kayaknya juga lo lebih sial deh hari itu. Ebentar......... apa sebenernya juga lo udah kapok? Maap ya :(
Terima kasih karena sudah pernah goblo bersama di saat-saat sulit mencari travel ke Bandung *smile* sumpah gue masi merasa goblo kalau mengingat ini *smile* tapi yauda lah ya gapapa, kapan lagi luntang-lantung dari pusat ke selatan, udahnya naik travel jam 2 pagi ke Bandung, terus makan indomi jam 5 pagi di Ciumbuleuit (oh ini sih gue) khaaaan (:
Terakhir, terima kasih karena ngga sengaja nemenin gue, lagi-lagi membunuh waktu nunggu jadwal kereta dengan ngeteh bareng dan nonton di PP, dan anter gue ke Gambir. Untung bukan airport, dikira adegan AADC ntar hehehehe kan lo udah mirip Rangga, dalam hal mempermainkan perasaan hehehehe. Eh ini jadi hari terakhir kita ketemu ngga sih?
Gilssss *clap-clap* belom juga setahun, tapi kayaknya cerita udah banyak aja. Ya ngga banyak-banyak amat lah, cuma lumayan. Lebih banyak cerita lo dan teman-teman yang lain kayaknya. Masi ada lagi sih tapi bakal kepanjangan. Pantes mantan lo susah move on he he he.
Do many things for your own self. Lo adalah orang yang gue kenal sangat selfless sih. Your self needs rewards. Jangan terlalu keras sama diri sendiri. Jangan lupa minta bantuan orang kalau memang lo udah kewalahan, jangan ditahan, buktinya ngga pernah baik buat kesehatan, kan. Lo sering mikirin orang lain gimana, tapi kadang lo lupa mikirin diri sendiri. Kasih diri lo lebih banyak apresiasi dari hari ini ya.
Keep hoping, keep praying, keep believing (udah kayak AgnesMo belom gue?). Iya paham kok gue, ke gereja aja setaun sekali kalau niat kan? Wq. Tapi gapapa lah doa kan bukan cuma milik orang-orang yang rajin ibadah. Tetaplah punya harapan apapun bentuknya, ngarep punya tante pun gapapa kok untuk menunjang perekonomian ;) Tetaplah berdoa dan percaya. Ngga ada orang yang sepenuhnya ngga percaya doa gue rasa. Tetaplah berdoa, pada apapun yang lo percaya. Paling ngga, doa bikin lo lebih “hidup” dan menghidupkan harapan-harapan lo.
Satu lagi deng, keep shining, shimmering, splendid, as bright as the first time you got haircut and applied pomade to your hair mwehehehehe. Keep being Mas Ganteng yha!
Bukan apa-apa sih, cause I need a larger platform to write some things to you, so I come here and post this privately, so no worry ini akan dibaca sama banyak orang ya. Aku smart kok *wink* *wink*.
Aaaand, here we are at the stop by, so wherever I will be after this, lets still connected, as a year office mate, and as a friend, as a friend I reach in the mid of night just to share a Twitter link talking about anything, if you dont mind ofc.
I’ll meet you soon ya and let me know what things I should do to treat you, anything, tapi inget, tahu diri :)
Tho the age is only a number, so keep it stuck to the very best version of you!
Hipibidiiiii, dear Boy <3