Betapapun kau berbakti pada orang tuamu, betapapun membanggakannya kesuksesanmu, itu semua tak akan berarti lagi bagi mereka setelah kematian jika kau tidak menjadi anak yang sholeh/sholehah.
Faris Azzam Shiddiqi

seen from United States

seen from France
seen from South Africa
seen from South Africa

seen from Australia

seen from Russia
seen from China

seen from Singapore
seen from Russia
seen from South Korea
seen from France

seen from Singapore
seen from Belgium
seen from China
seen from India
seen from Italy
seen from China

seen from India
seen from Netherlands
seen from United States
Betapapun kau berbakti pada orang tuamu, betapapun membanggakannya kesuksesanmu, itu semua tak akan berarti lagi bagi mereka setelah kematian jika kau tidak menjadi anak yang sholeh/sholehah.
Faris Azzam Shiddiqi
Artikel Islami : Birrul Walida'in (Berbakti pada Kedua Orang Tua)
Artikel Islami : Birrul Walida’in (Berbakti pada Kedua Orang Tua)
بسم الله الرحمن الرحيم
Makna
Al Birr yaitu kebaikan, berdasarkan sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam (artinya) : “Al Birr adalah baiknya akhlaq”. (Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya Nomor 1794)
Al Birr merupakan haq kedua orang tua dan kerabat dekat, lawan dari Al ‘Uquuq yaitu kejelekan dan menyia-nyiakan haq. “Al Birr adalah mentaati kedua orang tua didalam semua apa yang mereka…
View On WordPress
I will love you better now...
Meski bukan yang terbaik, namun dia adalah yang paling tepat untukku. Aku meyakini itu sebab Engkau telah mengalirkan darahnya di dalam darahku, menjadikan aku tumbuh dari hasil jerih payahnya, juga melembutkan hatiku melalui keras perangainya. Terimakasih ya Allah, karena telah Engkau jadikan aku bagian dari kehidupannya. Segala puji bagi-Mu yang telah menakdirkan aku untuk memanggilnya “Ayah”.
Bimbing aku, ya Rabb.. untuk bisa menjadi alasan dari kebahagiaannya, memastikan jilat neraka tidak menyentuh kulitnya, dan menjadi syafa’at diangkatnya ia ke surga-Mu kelak. (Aamiin, ya Arhaman Raahimin..)
Jadikanlah aku anak terbaik bagi dunia dan akhiratnya. Karena mulai saat ini, aku akan berusaha untuk mencintainya dengan cara yang lebih baik.
Ruang kesadaran, (di jum’at perdana) Mei 2015
betapa aku mencintai lelaki ini
inget ngobrol panjang lebar diatas motor beberapa waktu lalu. lelaki ini selalu meneteskan air mata tatkala berpisah sementara dengan anaknya. sebenarnya ia adalah lelaki yang tegar, tetapi untuk yang satu ini mungkin ia tak pernah berhasil menyembunyikan kesedihannya.
ah betapa aku terlalu mencintainya. Ayah, semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat dan limpahan rahmatNYA kepadamu.
someday
jika suatu saat raga ini harus pergi mendahului, ingin sekali ayah & ibu mengantarkanku dengan ucapan terima kasih, yah hanya itu.. apa pantas?
tolonglah, bisikkanlah padaku "terima kasih telah menjadi anak sholehah, yang selalu takut pada Tuhannya. anak yg mencintai orang tuanya" ahh mungkin belum layak untuk bisikan itu T.T