Iya Benar
Aku tahu perasaanku
tapi aku tak mau mengakuinya,
lebih ingin mengingkarinya,
biarkan mengalir...
Aku harus menjaga langkahku
dengan menyiapkan diri,
menyiapkan hati,
untuk maju atau menunggu,
bahkan mundur segera...
*late post

seen from United States
seen from Pakistan

seen from China

seen from Spain

seen from United States

seen from United States
seen from Spain

seen from Indonesia
seen from China
seen from Argentina
seen from Poland
seen from China
seen from Iraq

seen from United Kingdom
seen from China
seen from France

seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States

seen from United States
Iya Benar
Aku tahu perasaanku
tapi aku tak mau mengakuinya,
lebih ingin mengingkarinya,
biarkan mengalir...
Aku harus menjaga langkahku
dengan menyiapkan diri,
menyiapkan hati,
untuk maju atau menunggu,
bahkan mundur segera...
*late post
I wanna i wanna :)
Simple kok, gak minta banyak. Cuma pengen bisa “Berbagi Kebahagiaan dan rejeki dengan orang lain”
Pengen punya “Perusahaan” dimana bisa mempekerjakaan orang-orang yang mempunyai kemauan keras untuk menafkahi keluarganya, menyekolahkan anak-anaknya
Mau punya “Yayasan” yang bisa membangun “Sekolah” dimana nantinya akan ada anak yatim piatu, anak-anak kurang mampu, anak-anak pedesaan, pedalaman yang punya semangat tinggi untuk belajar dan sekolah. Yayasan ini juga siap untuk memberikan beasiswa untuk setiap anak yang memang punya keinginan bersekolah tinggi namun tentunya harus mengaplikasikannya kembali untuk dapat berbagi ilmunya dan menerapkannya di lingkungan masyarakat
Mendirikan “Pemukiman” layak huni bagi kalangan renta yang sudah tidak punya siapa-siapa yang menjaga dan melindunginya
Mempunyai “Panti Asuhan” untuk menjaga anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtua mereka yang tidak bertanggung jawab
Membangun “Sanggar Seni dan Olahraga” yang bisa menjadi tempat untuk setiap anak Indonesia untuk menyalurkan minta bakatnya, menuangkan semua apreasiasinya, menunjukkan bagaimana jati dirinya dan tentunya sebagai tempat untuk menghargai perjuangan setiap atlit Indonesia yang memperjuangkan nama Indonesia baik di hadapan dunia
Intinya Ingin dan akan melanjutkan misi berbagi yang terus diajarkan ayah dan kakek, berbagi dan ikhlas memberi :)
Katanya Hari Ayah
Mau ikutan ngerameiin timeline yang katanya sekarang "Hari Ayah" Ayah... Sosok yg pertama kali mengumandangkan azan di telinga putrinya yg baru lahir Yang mengenalkan dan mengajarkan bagaimana melihat dunia Yang diam-diam kepo sama putrinya dan pura-pura tenang padahal lebih khawatir dibanding mama Yang kalo diminta uang gak nanya panjang lebar buat apa uangnya (gak kaya mama yg harus tau buat apa,hihi..maafin ma) Yang selalu nungguin putrinya belajar dan ngingetin saatnya untuk tidur Yang tanpa ngeluh padahal cape seharian kerja masih aja mau dengerin curhatan bawel putrinya Bisa memposisikan diri jadi sahabat curhat, konsultan pr, teman diskusi, partner buat ngebujuk mama, dan tentunya sebagai ayah yg super duper top tiada duanya, Dan tentunya yg nanti di depan penghulu untuk putrinya Terimakasih sudah mempercayakan putri ayah untuk melangkah lebih jauh, terimakasih atas segala bantuan buat ngebujuk mama untuk membiarkan aku merantau sejauh ini, terimakasih untuk pelajaran hidupnya selama ini, lena janji yah, untuk kembali ke lintasan ayah segera, sudah cukup mainnya kok, hehe