HARI (ke-15) INI
Bullet-point your whole day.
FYI - ditullis tidak sesuai urutan kejadian berlangsung, tapi berdasarkan ingatan penulis saat proses penulisan ini berlangsung.
Belajar semua tentang Penulis dan Jurnalis Indonesia Leilla S Chudori
Ke Gramedia
dan nggak nyangka nemu buku karya seorang teman yang sekedar saya kenal di bangku perkuliahan dulu. Jadi tema ke toko buku hari ni adalah mencari bahan esai tentang sejarah isalm dan hal-hal yang berakaitan dengan itu. Pengen banget angkat satu tema yng terinspirasi dari seorang tokoh pejuang Islam. Di Api Sejarah banyak kali ya pilihan tokokhnya. Berhubung dua buku Api Sejarah lagi di tangan orang lain. Hari ini berniat untuk membeli lagi buku yang sama, dengan berat hati. Karena itu sama saja memakan jatah beli buku baru. Hikseu. Please bring me back my book.
Kembali ke buku karya teman. Buku itu bersisi tentang seorang tokoh suffi yang di massa itu Belanda merasa gatal dengan sepak terjangnya. Pembuat Alquran Jawa pertama, yang entah saya lupa atas dasar apa dia menulik nama Ibu Kita Kartini. Kurang lebih bigitulah isinya tentang Kiai Sholeh di daerah Darat disertai kesibukan serta pengaruh beliau di masa itu. Bener nggak ya sekilas baca sih gitu. Saya lebih fokus pada hal yang jelas saja. Satu yang bikin kecewa adalah kemasan sampulnya. Saya dalah tipe orang yang puas kalo nemu buku bagus, yang apik isinya dan sampulnya juga gak kalah cakep. I was barely find its his book, because his name written s small. Memang sih seringnya buku Luaran sana yang pakai nama pengarang digedein, but its trully small. Setelah keliling2 toko buku, dan nemu beberapa buku plus buku SGA yang kebetulan mengisi rubrik juga di koran Kompas minggu hari ini, next time lah beli buku temen, Maaf ya budgetny bludag bulan ini. Siapa tahu ada yang edisi tandan tangan di kesempatan selanjutnya dan sampulnya edsisi revisi yang lebih rapih. Simpulnya, good job my freind! Let me call him Supperman, di era teman-teman yang lain sibuk mencari kerja dan belajar ini itu dia justru hadir sebagai orang yang bisa dipelajari buah pikirnya leh banyak orang. Keren sih
Ngumpulin data esai (buku, softfile, email, etc.)
Morning exercise. Time to bring-out my bicycle
Ke Sunmor Madiun beli cimol
Beresin Perangkat Pembelajaran Umi
Karena hari ini, hari pertama dalam satu minggu, waktunya hibernasi. I don’t know what will happen with my Monday.
Bayar tagihan tengah bulan.
Practiced my english grammar task
Baca koran Kompas Minggu. Kebiasaan semnejak masuk kuliah S1. I need something to read daily to improve my Indonesian dictionary. Saya orang indoneisa, tapi bukan berarti pengusaan bahasa saya baik. Pengantar bahasa harian saya kan Bahasa Jawa. Alasan mengapa hanya Kompas Minggu adalah: all i need is everything that make me smile & happy. Its about entertained me in my Sunday.
Lihat Film : Bukan, bukan di bioskop. Bulan in masih nunggu film Wiji Thukul dan Critical Eleven keluar. Jadi temen sarapan hari ini ; The Devil Wears Prada. Maybe next week i should watch it again or We Bought A Zoo.
Post something great in my Instagram.
Yep, itu my bullet point in my 15th day in 30 day writing challenge. Maaf posting nya telat. Tepar gegara seharian baca buku dan ngadep laptop plus kelupaan uplod. Setidaknya tantangan ini bisa bikin kembali prduktif menulis. Nggak terbiasa bikin beginian, jadi ancur nggak ketata-tata dari satu prosedur ke prosedur selanjutnya. Acak banget dan nyalahin aturan karena diselingi note semacam curhatan. Whatever lets enjoy the next challenge.
Nb: berhubung ketika pingin ikutan tantangan nulis ini sudah masuk hari ke 15 di bulan ini, dan ngapaian banget musti nunggu bulan depan biar dimulai pas tanggal satu. Saya memutuskan untuk memulainya dari hari ke 15 saja. Menunda bukan hal yang baik, katanya.












