Walau gue gatau kemaren kita sampe ke peak yang 2665 ini apa ngga. Tapiii Papandayan will be such a remarkable and special hike as for me.
Mulai dari berbagai drama sebelum berangkat, cuaca yang lagi ga bisa ditebak, persiapan yang setengah2 karena disambi ngerjain paper, also considering this is my very first camp experience! Bersama dengan my forever kesayangans yang semoga bisa jalan-jalan bareng terus, And thousand amazement that maybe you have also by seeing those pictures.
Mindblowing. Apa lagi buat anak culun yg hike experiencenya sebatas batur sama bromo kek kita orang hahhaha
And indeed, orng bilang hiking adalah olahraga paling dewasa, u compete with no one other than ur self. Gue ada masalah sama backpack kemaren, klik yg di perut itu pataah jadi ga bs support weight di bahu, dengan beban air (yang sesungguhnya ngga perlu, karena dengan 10 ribu lo bisa dapet di warung ibu Rosita wk!) dan berlembar-lemba pakaian (yg juga ga perlu2 amat mengingat disana Cuma semalem dan kita ngga keringetan sama sekali) cukup bikin gue mikir buat nanya ratenya jasa porter HAHA. Kebayang sih rasanya mereka yang bawa rangka dan pasak2 tenda plus matras plus tudung2 tenda (yang super melindungi dari angin gunung) plus kompor panci dan perabotan masak-masakan plus bahan makanan untuk bekal daaan berpack2 coki-coki yang gue yakin beratnya signifikan (wkwk!).
Tapi yes indeed, apa yang lo dapet di atas worth all those efforts. Akan membosankan kalo gue deskripsikan disini. Sooo, how about just go see and experience it by your self. Carier, sleeping bag, matras dan pernak pernik lainnya bisa dengan mudah lo dapat, tempat nyewa banyak banget di Jakarta, atau senior kekar yg ada di divisi sebelah mungkin juga punya equipment itu, jd bisa lah modus2 pinjem headlamp atau jaket gunungnya ;) intinya go! I encourage you to see the mighty yet mesmerizing Papandayan :)
Jaks, Dec 6th 2017 (h+2 after the hike)