Cinta bisa mencitrakan perasaan positif, namun ada kalanya juga bisa menjadi hal yang destruktif. Tak jarang, orang yang sedang jatuh cinta, ataupun patah hati karena cinta, bisa melakukan hal-hal yang diluar nalar. Istilah kekiniannya, orang tersebut akan dianggap sebagai bucin, yaitu akronim dari budak cinta.
Tak berbeda seperti narkotika, cinta pun bisa membuat seseorang menjadi candu. Seperti itulah penilaian dari seorang profesor psikologi bernama Jim Pfaus (Concordia University). Seseorang akan merasakan sensasi gelisah jika cintanya, tak sesuai dengan ekspektasi. Cemas, frustrasi, menjadi cengeng, kehilangan nafsu makan atau bisa sebaliknya, insomnia atau malah menjadi sering tidur, gampang marah, dan merasa kesepian, merupakan gejala umum yang dirasakan jika cintanya tak terbalas.
















