Sang gadis jatuh cinta dengan mas-mas peka dan penyayang, segala tutur kata dijaganya, segala detail tentang pasangannya diperhatikannya. Gadis cuek dan jutek inipun berubah menjadi penyayang karenanya. Penyayang yang saling kasih-mengasihi, saling jaga dan menjaga, tapi itu dulu. Dunia berputar, orang-orang tumbuh, beralih, menyimpang, dan berubah kapanpun.. Tiga tahun tanpa adanya pertemuan dan upaya bertemu itu sulit, dunia digital nyatanya tak berpihak pada pejuang jarak, nyatanya via suara apalagi text hanya akan menambah konflik berkepanjangan tanpa adanya upaya menyayangi secara nyata. Benar kata orang, percuma jika hanya lisan tanpa adanya pembuktian. Terpenjara rindu, terbelenggu waktu dan ego masing-masing. Sudah tak lagi saling, tujuan tlah masing-masing, di pikiran hanya tersisa kenangan yang membising.
Lka, 24 april 2021













