Dingin menusuk tulang belulang
Ringkih, membeku
Kabut menyapu habis gunung pegunungan
Hijau tenggelam ditelan kelabu
Semburat langit cerah tersisa
Menuju petang
Langit menuju petang
Malam menunggu kuasa jatuh ditangannya
Gelap dan kegelapan kan tiba
Angin malam perlahan menghembus
Kota di bawah kedinginan
Cahaya lampu mulai berpendar
Anak-anak kecil masuk rumah
Tua melesat
Muda merintis
Dingin.
Di atas kota, di kaki gunung
Kabut semakin pekat menyambut malam
Malam semakin tertawa, kuasanya kan tiba
Tugas-tugas digenggam erat semesta dan seluruh isinya
Dan aku, serta tugasku
melindungimu dari amarah angin malam yang berhembus riang.













