Mengenalkan Tentang Kiamat Sejak kapan? Kalau saya, sedini mungkin. Agar tidak terkesan "berat" maka dibarengi dengan camilan yang disuka para balita di rumah. Didukung dengan alat bantu yang penuh warna dan gambar khas Buku Pintar Iman-Islam, ternyata ini membuat bahasan tentang rukun iman ke-5 menjadi ramah untuk anak-anak. Di jilid yang berjudul Ayah, Bunda, Bimbing Aku Mengimani Hari Kiamat, mereka juga paham tentang gerbang awal alam akhirat. Tentang bagaimana kita yang masih hidup dapat memberi hadiah kepada keluarga yang sudah berada di alam kubur. Salah satunya adalah dengan doa, memohonkan ampun, terurama dari anak-anaknya yang saleh. Langsung saya selipkan pesan, "Yuk, Kak, jadi anak saleh, biar bisa ketemu lagi, doakan mbah, kakung, khola Tanti, dll." "Iya, Umma," balasnya lirih, dengan pandangan mata khasnya ketika terfokus pada suatu topik. Apa lagi yang dibahas? Masih banyak lagi bahasan lainnya seputar iman kepada hari kiamat. Masya Allaah. Ini membuat ummanya belajar lagi. Sesi khusus yang Allah kirim untuk mengajarkan makna iman kepada hari akhir untuk kami sekeluarga. Salah satu pondasi yang menjadikan tindakan orang beriman memiliki tujuan. "Jadi kiamat itu rahasia Allaah, tapi sudah dekat, ya Umma?" Ujar kakak menyimpulkan tentang waktu terjadinya kiamat. Ayah, Bunda, hari ini belajar apa? Semoga terus mendekatkan ayah dan bunda sekeluarga kepada Allaah. Barakallahu fiik #tulisanumma #imankepadahariAkhir #kurikulumkeluarga #arisanhayuk #cashhayuk https://www.instagram.com/p/CCiskDogpNi/?igshid=4dtzc1s61fdp










