"Perihal rasa yang tak terungkap, ada hati yang selalu berharap. Teruntukmu pemilik hati___"
seen from Ireland

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Italy
seen from Ireland
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from Germany
seen from China

seen from Ireland
seen from China
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
"Perihal rasa yang tak terungkap, ada hati yang selalu berharap. Teruntukmu pemilik hati___"
~Jaga Jarak~ Saya: kenapa berubah? "Saya tidak berubah, saya masih sibuk.. " Beberapa hari kemudian.. Saya: sibuk terus, kapan punya waktu? "Mau diapain, masih sibuk sekali. " Beberapa hari kemudian.. Saya: kenapa makin lama makin menjauh? "Bukan menjauh, masih seperti dulu . " Beberapa hari kesekian kalinya.. Saya: kasih alasan, kalau memang ingin pergi. "Tidak.. Saya hanya sibuk" Dan saat itu.. Saya: tolong, beri kejelasan. Jangan seperti ini. Kenapa pergi saat saya sayang sayangnya. Jangan buat saya selalu menunggu tanpa kejelasan. "Saya hanya ingin jaga jarak.. " Saya: jaga jarak untuk apa? "Karena ada HAL yang harus dijaga" Saya: *membisu* . . Sejak saat itu, aku tak pernah lagi mempertanyakan apapun, aku tak ingin tahu apa yang sedang kau jaga dan apa yang kau pikirkan. . Perlahan kau semakin menjauh, aku pun cukup tahu diri untuk tak mendekati mu lagi. Aku mundur pelan-pelan. . Kita saling menjaga jarak, hampir tak bertegur sapa sekalipun, kecuali ber pas-pasan dalam jarak yang begitu dekat. . "Mungkin, kau ingin menjaga jarak adalah kata lain dari kau pamit, tak bisa melanjutkan" . Terimakasih untuk warna dipenghujung 2018 kemarin. #30hbc1905 #30haribercerita @30haribercerita #ceritariskapus https://www.instagram.com/p/BsPiMuFHt-V/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=bbyp9prnm5a5
Awal tau tentang @30haribercerita tuh dari beberapa postingan senior saya, tentang kegiatan rutin 30 hari ngepost cerita di instagram.. . Pertamanya sih ngk mau ikutan, tapi entah kenapa begitu liat postnya salah satu penulis yang aku fens, kalau dia juga ikutan #30haribercerita saya langsung terinspirasi juga .. . . Hehe ehh tau-tau sekarang udah hari terakhir.. Yahh alhamdulillah saya konsisten nulis sampe hari terakhir ini .. Sampai bertemu di tahun-tahun berikutnya.. Untuk semua teman-teman baru yang kenalnya gara-gara ngepost di sini, sampai jumpa lagii @30haribercerita #30hbc19sampaijumpa #ceritariskapus https://www.instagram.com/p/BtQAv2dH9Ej/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=8hjwwwjp5tzn
Seharusnya kau cukup tahu diri untuk tak menunggu nya lagi. Dia sudah memiliki perempuan lain dalam kehidupannya. Kemarin kau melihatnya tepat didepan matamu, dia bersama wanita itu.. Wanita yang seharusnya bukan baru pertama kali kau lihat bersamanya. Wanita yang sudah sering kau dengar dengannya dari sahabat-sahabatmu sendiri.. Tapi, kau begitu angkuh. Kau diam, dan terus mengabaikan itu semuaa.. Kau terlalu sombong untuk mengakui bahwa dia telah benar-benar pergi dari kehidupanmu.. Sadarlah.. Wanita yang dicintainya bukan kau.. Berhentilah mengharapkan nya.. Cukup kau simpan kecewamu dalam hati.. Ucapkan selamat kepadanya yang telah berhasil mengobrak-abrik seluruh ruang dalam hatimu.. Yang datang membawa janji, lalu pergi tanpa permisi.. Hari ini berhentilah.. Yakinlah, masih ada rumah yang bisa menerimamu nantinya.. @30haribercerita #30hbc1929 #30haribercerita #ceritariskapus https://www.instagram.com/p/BtNmcjoHqhy/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=14ybknh52t4tk
Mars, 27 Januari 4519 Jangan gegabah, Harap tenang, Budi dan Ibunya sedang berlari menjauhi bangunan tinggi disekitarnya.. Gempa kali ini benar-benar membuat mereka ketakutan. Tak hanya mereka hampir semua orang lemah tak berdaya untuk berlari dan hanya duduk diam dipinggir jalan. Budi menangis memeluk ibunya, melihat beberapa bangunan tinggi disekitarnya rubuh karna guncangan gempa. Mereka hanya tinggal berdua dirumah semenjak kepergian sang kepala keluarga 2 tahun yang lalu. Itu sebabnya mereka tak ingin melepaskan pelukan, takut akan terpisah, atau salah satu dari mereka harus dipanggil oleh sang Kuasa. Dari jauh Budi melihat seekor kucing dijalan dengan salah satu kakinya tertindih besi. "Bu, bagaimana jika kita menolongnya.. " Ucap Budi. "Tidak usah, abaikan saja, liat sekitarnya masih banyak bangunan retak. bagaimana jika gempa lagi? Kau mau mati? Biarkan saja kucing itu mati disana" Kata Ibu... Budi pun tak berani membantah perkataan ibunya, sekalipun dia ingin sekali menolong kucing itu. "pesawat sudah tiba, ayo kita naik.. Tinggalkan saja planet ini, mari kita kembali ketempat tinggal kita dulu" Kata ibu diperjalanan.. "ibu, tidurlah nanti akan ku bangunkan sampai kita tiba di Bumi lagi.. " Budi memeluk Ibunya yang terlihat begitu kelelahan @30haribercerita #30haribercerita #30hbc19lanjutkancerita #ceritariskapus https://www.instagram.com/p/BtHc5YRHLZ6/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1hj26zlkvyq7x
Hari ini saya akan sedikit bercerita tentang beberapa kejadian yang saya alami selama beberapa hari kemarin. Saat sedang terburu-buru kekampus, aku melihat dari kejauhan bahwa lampu merah sudah berwarna hijau, spontan saja ku tarik gas motorku agar tak kedapatan dengan lampu merah lagi, tiba-tiba saja ada mobil di depan ku yang akan berbelok dan berjalan sangat lambat, "ahhh.. Sial, pikirku" Ku lontar kan cacian karna perjalanan ku terhambat karenanya. Sesampai dikampus, ternyata tugas yang akan kuberikan pada dosen beberapa bagian salah print. Lagi-lagi "sial sekali aku hari ini" Kembali ku mengutuk diriku sendiri, bergegas ku cari tempat print terdekat dari kampus ku. Baru beberapa lembar keluar lembaran tugasku dari dalam print, okey lagi-lagi aku kembali merasa bahwa ini hari kesialan ku "ternyata tintanya habis, ahhhh sial" Ku pindah tempat print sebelahnya... Saat kembali kekampus, ternyata dosenku sudah pulang "ahhh.. Cobaan macam apa ini? Siall... " . . Yahh.. Itu yang aku lakukan ketika keadaan tak sesuai dengan keinginan ku. Aku? Yah. Siapa aku? Siapa aku yang berani terus mengutuk kejadian yang pada dasarnya memang kehendak Tuhan? Siapa aku? Perihal mengejar lampu hijau, bisa jadi itu memang cara terbaik Tuhan agar aku tak mendapat kesialan yang lebih parah, menyalahkan mobil di depan? Memangnya ini jalanku, sampai-sampai aku berani memarahi mobil didepanku itu? Kenapa aku tak bangun lebih pagi, dan berangkat lebih pagi agar bisa lebih cepat kekampus? Siapa aku? Salah print.. Kenapa aku marah-marah? Kenapa takku periksa sejak masih dikos bagaimana dengan tugas ku AhHhhhh... Aku ini siapa? Sampai beraninya menyalahkan takdir yang ada? Iya? Siapa aku? #30hbc19aku #30haribercerita @30haribercerita #ceritariskapus #30hbc1925 (di Universitas Tadulako (untad)) https://www.instagram.com/p/BtCoQBZHiSU/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=s0f9envcox02
Siapa bilang aku menderita? Jelas-jelas kau lihat aku begitu bahagia kali ini Jangan konyol, ini bukan topeng, kau saja yang mendoktrin dirimu sendiri kalau aku sedang menderita Hahahaha sungguh. hidupmu selalu di penuhi dengan orang-orang yang menderita ternyata. Sampai kau tak bisa membedakan siapa yang sebenarnya sedang menderita Bukan peka, kau sudah tak bisa membedakan.. mana peka dengan semua kau anggap sama Hahaha aku bermimpi atau kau yang tak ingin menyadari kenyataan bahwa aku MEMANG sedang berbahagia? Aku menekankan supaya kau bisa sadar, kalau yang coba kau hindari, sudah tidak bisa lagi. Kini kau sedang terpuruk. Jatuh 🍁🍂 berguguran bagai daun di musim gugur Selalu saja seperti ini, kata-kata penguat yang melibatkan Tuhan, benar-benar kepercayaan diri yang sudah hilang Lagi lagii, lagiiii dan lagi kau benar-benar sedang terpuruk ternyata.. Karna sudah tak ada wujud pembelaan dirimu.. Sehingga kau mebela diri dengan tinggal kekuatan terbesarmu yaitu Tuhan Hahahha, siapa bilang aku kuat tanpa Tuhan? Ayolah.. Kau selalu mengambil kesimpulan dari sudut pandang mu sendiri.. Itu sebabnya kau selalu terpuruk seperti ini Tidak. Tidak. Tidak. Kata-kata itu bukankah sebaiknya kau lontarkan untuk dirimu sendiri? Kau yang mendoktrin orang lain, dengan kesimpulan mu sendiri dari pengetahuan mu tentang mereka yang hanya secuil saja Sudahlah, mari kita akhirii Malam Ini @30haribercerita #30hbc1924 #30haribercerita #ceritariskapus (di Jln.re.martadinata) https://www.instagram.com/p/BtA9cp7HmM1/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=83jo0gtnu9bz
Heyy Aku punya sahabat. Dia sahabat terdekat ku, sedekat 2 sahabatku yang lain. Namun bedanya aku sering tak menyadari kehadirannya. Aku lebih memilih bersama dua sahabatku yang lain. Tidak. Tak hanya aku. Aku hanyalah salah satu dari kebanyakan orang diluar sana yang sering mengabaikannya. padahal, dia selalu ada didekatku. Tak pernah pergi dari sisiku, bahkan menyatu pada setiap bagian dari diriku. Saat aku terjatuh, dia yang selalu menangkapku. Saat aku terbang terlalu tinggi dan lupa arah, dia pun menarik ku turun agar tak hilang kendali. Kalian ingin tahu namanya? Dia adalah BUMI Sahabat terbaikku.. Yang kehadirannya nyaris tak ku perhatikan lagi. Aku sering membuatnya terluka, mengotorinya, merusaknya perlahan. Aku tak sadar, jika dia marah, aku pun takan mampu melakukan apapun lagi. Aku semakin sadar kalau BUMI ku semakin tua. Aku sadar, kalau bumi ku sudah sakit berat. Dan aku? Tak bisa menyembuhkan keadaan bumi untuk kembali sehat seperti dulu. Maafkan kami BUMI.. yang tak mampu menjadi sahabat terbaik buatmu. Terimakasih untuk semua yang kau lakukan padamu BUMI ku.. @30haribercerita #30hbc1923bumi #30hbc19bumi #30hbc1923 #30haribercerita #ceritariskapus (di Jln.re.martadinata) https://www.instagram.com/p/Bs-PHQ2H7IJ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1u8w2p7dq0773