Asyiknya Jadi Host Family!
Shilmi Budiarti Ningsih, Sastra Jerman FIB 2011
Saya mau share nih bagaimana kesan-kesan dan cerita sedikit mengenai rasanya jadi host family dari program ini. Saya menjadi host family untuk mahasiswa Skipwise Summer English Course Program Chiba University yang berlangsung selama 12 hari dimulai dari tanggal 18 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2014. Pada tanggal 18 Agustus yang merupakan hari pertama kedatangan mereka di Indonesia tepatnya pada pukul 18:00, semua host family diharuskan untuk menjemput mereka di bandara Soekarno-Hatta. Saya selaku salah satu host family merasa tidak sabar untuk bertemu mereka dan rasa penasaran seperti apa dua mahasiswi asing yang dua minggu ke depan akan tinggal di rumah saya.
Rasa penasaran saya terjawab ketika mereka datang dan Mbak Amanda (selaku penanggung jawab program ini) menyebutkan dua nama mahasiswi yaitu Misaki Hirota dan Kaori Tanaka yang akan tinggal di rumah saya beberapa pekan ke depan. Kesan pertama bertemu mereka adalah mereka orang yang sangat ramah dan polos dengan gaya bicara Bahasa Inggris yang kurang saya mengerti (contoh : A lot of people = arotof pipel). Akan tetapi seiring berjalannya waktu saya mulai beradaptasi dan memahami gaya bicara mereka. Perlahan-lahan saya juga mengajari mereka Bahasa Indonesia terutama dalam sapaan dan berkenalan dengan orang baru.
Ketika tiba di rumah saya untuk pertama kalinya dan disambut hangat oleh keluarga saya, mereka terlihat sangat ramah dan senang karena (mungkin) mereka merasa akan punya keluarga baru selama mereka disini. Hari-hari pun berlanjut, setiap pagi hingga sore mereka memiliki jadwal English course dan beberapa seminar mengenai “Indonesian-Japan” di kampus UI. Untuk menuju ke kampus UI, saya menyediakan transportasi motor (yang tentunya mereka dibonceng dengan saya dan teman saya). Kesan pertama mereka naik motor itu sangat sangat senang karena itu merupakan pengalaman pertama mereka naik motor (sebab di negara mereka sangat jarang sekali terdapat motor). Namun terkadang disaat yang tidak memungkinkan untuk mengendarai motor, saya pun mengantarkan mereka menggunakan taksi.
Setiap kali mereka tiba di rumah, mereka selalu disajikan jus dan buah-buahan segar seperti manggis, salak, pisang, dll. Ternyata mereka sangat menyukai yang namanya buah manggis. Selain itu, ibu saya juga sering menjamu mereka dengan makanan-makanan khas Indonesia seperti nasi goreng, mie goreng, tempe, bakso, gurame asam manis, martabak mie, ayam bakar, sayur-sayuran, lontong mie, dll. Dari semua makanan itu, mereka sangat menyukainya dan mereka bilang masakan ibu saya sangat enak.
Di rumah saya setiap malamnya ada anak-anak SD yang belajar, karena ibu saya adalah seorang guru. Misaki dan Kaori pun memperkenalkan diri mereka dalam Bahasa Indonesia. Lama-kelamaan mereka sering mengobrol dengan anak-anak disini dan anak-anak pun menyukai mereka karena mereka berdua memang pribadi yang asyik dan ramah. Hingga pada suatu hari mereka berdua mengajarkan anak-anak cara membuat origami dan anak-anak sangat antusias dengan hal itu. Mereka berdua bagaikan artis di daerah rumah saya ^_^
Pada hari Minggu tepatnya 24 Agustus 2014 saya mengajak mereka berlibur ke daerah yang berhubungan dengan alam dan tidak terlalu jauh dari rumah. Saya mengajak mereka ke Sentul Paradise Park yang terdapat Curug Bidadari, kemudian makan siang di Pasar Ah Poong. Dengan antusiasnya, mereka banyak mengambil gambar di sana karena pemandangannya sangat indah. Kemudian, ketika mereka di Pasar Ah Poong mereka menyantap gado-gado dan bubur ikan. Lagi-lagi mereka menyukainya.
Tiba saatnya mereka harus pulang pada hari Jumat tanggal 29 Agustus. kita semua merasa sangat sedih karena sudah menganggap mereka seperti keluarga sendiri. Misaki dan Kaori juga merasa ingin tinggal lebih lama di Indonesia. Di saat perpisahan ini, keluarga saya memberikan banyak kenang-kenangan untuk mereka bawa pulang ke Jepang yang tentunya khas dari Indonesia. Saya pribadi memberikan album foto yang berisikan foto-foto selama mereka ada di Indonesia dan tak ketinggalan juga foto-foto makanan Indonesia favorit mereka agar mereka tidak lupa dengan pengalaman-pengalaman mereka selama disini. Dengan album foto itu, mereka bisa menceritakan kepada keluarga atau teman mereka di Jepang bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak potensi kekayaan alam dan orang-orangnya sangat ramah hahaha…
Sampai pada akhirnya ketika mereka sudah pulang dan ibu saya menemukan sepucuk surat seperti ucapan terima kasih mereka terhadap kami dan kesan-kesan mereka selama ada disini. Ketika saya membacanya saya merasa terharu karena jadi kangen mereka dan merasa sangat senang jika mereka mendapatkan banyak pengalaman dan kesan yang menyenangkan selama mereka berada disini.
Sejujurnya masih banyak sekali yang mau saya share tapi kayanya kasian juga yang bacanya ntar kepanjangan hahaha… Bagi yang rumahnya sekitaran Depok, Jakarta dan Bogor lain waktu kalau ada program host family lagi ikutan aja, dijamin seru banget dan ga akan nyesel deh!