Perpisahan mana yang menyenangkan?
D : Endingnya sik happy tapi sedih aja pas perpisahannya :((
B : perpisahan mana yg ga menyedihkan?
D : Kematian pun perpisahan :((
B : Kalo perpisahan selalu menyedihkan kenapa ga ada pertemuan yang selalu menyenangkan?
D : Pertemuan itu selalu menyenangkan pda dasarnya. Perpisahan pasti terjadi pada akhirnya
B : Engga, engga semua pertemuan menyenangkan kak. Ada yg awalnya bertemu nya itu kesel2 marah2 eh malah abis itu bisa deket~
D : Itu menyenangkan btw. Paling tidak kita bahagia krna bertemu. Bersyukur pertemuan itu ada. Beginning is being part of ending. It is from the start.
B : Tapi jeda kan? Setelah pertemuan, bukan pas pertama kali bertemu? Atau ada juga yg pas semasa pertemuan jual mahal mele. Pas udah pisah nangis darah :“(
D : Perjalanan dri pertemuan ke akhirlah yang membuat setiap org berbeda. Its human being. Conciousness. Menjadi berhati-hati. Krna pertemuan yang sering terjadi membawa akhir yg menyakitkan. Alam bawah sadar menjadi alarm untuk tidak larut. Sehingga terjadi namanya jual mahal.Itu kurangnya manusia selalu meminta lebih. Ekspektasi berlebih. Membuat mereka tdk mampu menerima dg baik apa yg baik di depan mata.Pertemuan sesngguhnya itu ada kelahiran. Perpisahan sesungguhnya hanyalah kematian.Semuanya berujung pada perpisahan. Kematian. Tapi emank iya kan. Perjalanan manusia itu ya dri pertemuan ke akhir ygg menentukan
B : selalu berpisah, selalu selalu selalu :(
D : Berpisah itu menjadi takdir yang tak terelakan.Kadang merasa ga klu kita ga peka sama Tuhan?
D : semisal, kita memilih untuk jalan sma si A pdhl secara ga langsung Tuhan kasih petunjuk bahwa A bukan yg pas. Tapi ego lagi2 menang.
B : eeeeeee itu pernah :”(
D : Menjadi dekat dg Tuhan itu pilihan. Kita yang memilih iya atau tidak. Manusia ada saatnya tertampar baru sadar. Saat ini blm ke tampar mungkin bagi Tuhan dia masih mampu untuk bergerak.Menjauhnya kita sama Tuhan membuat kita hilang kepekaan.
I : how kalo ternyata kita yg belum jadi yg terbaik buat dia. kadang manusia suka khilaf, bisa jadi kita yg engga seterbaik itu makanya tuh org pergi. nah kita otomatis kudu berbenah.
B : Org cenderung mau menghibur tpi ga tau caranya. Kita pun ga bisa marah dg cara mereka bilang blm yg terbaik. Kita yang tahu bagian mna yang perlu n tidak kita perbaiki. Org wajar komen krna udh dasarnya sifat manusia. Tapi kita yang jalanin. Keep in woles. People dont need to knw what exactly going on. Hanya kita Tuhan yang mampu. Tapi emank mreka brusaha menghibur. Manusia tmptnya lupa krna terbiasa “di baikin”
D : Manusia ga ada yang sempurna. Krna sesungguhnya sempurna milik Tuhan. Ini yang manusia suka lupa. Selalu mikir merekalah yang terbaik. Pdhl sesungguhnya kita jauh dri kata baik kalau mengaca ke perintah Agama.
I : Yaudah mungkin perlu diganti , mungkin jalan ini sdh jd bagian rencan Tuhan
Pembicaraan random kala membahas perpisahan itu menyedihkan. Tapi pada akhirnya semua manusia akan berpisah karena KEMATIAN. Tidak ada yang menyenangkan memang tapi itu adalah proses yang memberikan sebuah pelajaran tentang memaknai hidup sampai KEMATIAN mengetuk pintu kehidupan.