"bukan tentang mencintai diri sendiri; ini berdamai pada keadaan"
aku pun ingin meletakkan lelahku pada raga lain yang menghujaniku dengan cintanya.

izzy's playlists!
Stranger Things
Cosimo Galluzzi

Discoholic 🪩
Fai_Ryy

★

bliss lane
TVSTRANGERTHINGS
The Bowery Presents

PR's Tumblrdome
RMH
🪼

#extradirty
Game of Thrones Daily
h
official daine visual archive
Mike Driver

JVL
The Stonewall Inn

Product Placement

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Portugal

seen from Brazil
seen from United States
seen from T1

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Hungary

seen from Vietnam
seen from Türkiye

seen from Bangladesh

seen from Brazil

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Malaysia
@cowokjalang
"bukan tentang mencintai diri sendiri; ini berdamai pada keadaan"
aku pun ingin meletakkan lelahku pada raga lain yang menghujaniku dengan cintanya.
Rutinitas
ntah mulai darimana
sejak kapan;
sampai kapan;
yang jelas ini adalah rutinitasku
menung menanti dering
notifikasi pesan singkatmu.
Tsukuba, 190126
boleh aku meletakkan lelahku sebentar pada dadamu?
dalam perjalanan menujuku, semoga kau baik-baik saja.
Kau Sebenarnya di mana?
Jaket buluku menutupi bagian paling sensitif tubuhku, saking rapatnya hanya sekelabat angin yang mampu membelainya. Jemariku juga hangat berbalut sarung tangan dari bahan wol yang tebal. Sepatuku ringan sekali hingga seolah-olah aku melayang di awan.
Hari ini dingin, riasan wajahku terletak sempurna, pipiku sedikit merona, bibirku lembap mengkilat, rambutku tertata rapih dan parfumku manis dan sedikit tajam.
Maukah kau kutemukan? Aku sudah sangat siap hari ini, walaupun sedikit lelah karena pulang bekerja. Tapi, demi kutemukan kau, akan ku keluarkan seluruh energiku.
Sebenarnya kau di mana? tersesat sedang menujuku atau sedang menikmati hidangan sebelum aku? Apakah menemukanku begitu sulit? kalau iya, biarkan aku yang mencarimu. Aktifkan lokasimu, ku cari kau sampai aku mabuk kepayang.
Jika bertemu di tengah perjalanan, sapalah aku yang terlihat sedikit mencolok dengan jaket bulu dan rambut yang mungkin sudah terikat acak-acakan. Tapi, semoga saja dalam keadaan aku masih lucu dan menggemaskan ya.
tsukuba, 11225
Kau Sebenarnya di mana?
Jaket buluku menutupi bagian paling sensitif tubuhku, saking rapatnya hanya sekelabat angin yang mampu membelainya. Jemariku juga hangat berbalut sarung tangan dari bahan wol yang tebal. Sepatuku ringan sekali hingga seolah-olah aku melayang di awan.
Hari ini dingin, riasan wajahku terletak sempurna, pipiku sedikit merona, bibirku lembap mengkilat, rambutku tertata rapih dan parfumku manis dan sedikit tajam.
Maukah kau kutemukan? Aku sudah sangat siap hari ini, walaupun sedikit lelah karena pulang bekerja. Tapi, demi kutemukan kau, akan ku keluarkan seluruh energiku.
Sebenarnya kau di mana? tersesat sedang menujuku atau sedang menikmati hidangan sebelum aku? Apakah menemukanku begitu sulit? kalau iya, biarkan aku yang mencarimu. Aktifkan lokasimu, ku cari kau sampai aku mabuk kepayang.
Jika bertemu di tengah perjalanan, sapalah aku yang terlihat sedikit mencolok dengan jaket bulu dan rambut yang mungkin sudah terikat acak-acakan. Tapi, semoga saja dalam keadaan aku masih lucu dan menggemaskan ya.
tsukuba, 11225
Surat Cinta Lembar ke Sebelas
teruntuk Qori;
Terimakasih sudah menjadi pelengkap cerita di hidupku, karena selamanya terlalu lama, jadi bertahanlah menjadi temanku sampai kau mampu.
Semesta ini luas, temukan banyak manusia baik ya. Aku gak akan kemana-mana, kembalilah jika butuh. Jangan sungkan, aku akan usahakan tak ada yang berubah dariku.
Semua isi kepalamu hanya ketakutan sementara, semesta emang kejam, tapi kau tahu; pemilik semesta sangat pemurah.
Nikmati setiap langkah yang kau ambil, belajarlah lebih banyak, jangan lengah ya. Semua harus dikendalikan sendiri, kau menuju tujuanmu, tak peduli semeremehkan apa perkataan orang, kau harus tetap berjuang sampai di penghujung tujuanmu.
Qor, jangan lupa jadi diri sendiri yah; dan ayo sama-sama menajadi manusia yang manusia ya.
Salam sayang, temenmu yang lucu dan menggemaskan tapi jomblo~
2208
Kemarin tidak ada senja di Ōarai
tepat hampir penghujung petang
bulir-bulir hujan riuh berjatuhan
tergesa-gesa lipat lapik
bergegas mencari atap berteduh
Kemarin tidak ada senja di Ōarai
tapi rasanya seperti pulang
dipeluk ombak
dibuai semilir angin
tawa lepas
gundah luruh
tapi tak ada senja.
laut tanpa senja
mematahkan hati para penyair
tapi sebelum ke laut memang sudah cerai-berai
yasudah, tak ada senja tak apa.
Tsukuba, 170825
yang luput dari mata mereka adalah aku yang selalu baik-baik saja pada kelihatannya
padahal aku juga butuh dipeluk erat-erat.
ntah dikebetulan yang mana kita akan bertemu nanti, semoga pada saat kita sudah baik-baik saja.
Heran
Dunia sempit katanya, tapi sejauh mana aku melangkah aku masih menari sendiri. Tidakkah ini lucu, di dunia yang katanya sempit tak siapapun bisa kutemukan tuk memelukku menangis malam ini.
Bagaimana lagi caraku agar ditemukan atau menemukan seseorang yang mau meminjamkan dadanya untuk tempatku menangis, meregangkan tangannya tuk menyambutku yang hancur berkeping ini.
Apa jalannya memang sesulit ini? atau emang aku yang harus apa apa sendiri?
Terminal
sebelum aku sejauh ini
rasanya terminal tak sememuakkan
hari ini;
jabat tangan,
rengkuhan hangat,
kecup singkat,
dan segalanya tentang
meninggalkan siapapun yang berada di terminal ini
muak sekali aku melihatnya.
mereka merayakan kepergian seseorang sememorial itu
sementara aku di sudut ruang tunggu
berpangku dagu, menyaksikan
tanpa di rayakan siapapun.
Osaka, 2 April 2025
"Aku ingin ditemukan, ntah dengan siapapun itu nanti. Karena setelah sejauh aku mencari yang ku temukan tak menginginkanku. Jadi, aku ingin ditemukan dan akan kuingini keberadaannya. Sembari itu perlahan ku perbaiki aku."
-paan
dan lagi
seisi Medan dan segala kenangnya
kutinggalkan untuk menjemputmu
rasanya campur aduk sekali
padahal ini bukan pertama kali
dadaku berdebar hebat,
kelak adakah kesempatan lain?
Ntahlah
rasanya aku tak mau pulang lagi
debar menuju pergi lagi rasanya kacau.
aneh sekali, tapi jika lebih lama
akan hilang akal.
di sini tak menuju apapun,
di sana tak ada siapapun
tapi mimpiku dicicil satu-satu
duh, ntahlah.
Medan, sebelum kembali ke Tsukuba.
240125
Duh
kenapa Medan gak se-asyik duluya
rasanya ada yang melompong di tengahnya
padahal rindu sudah dibayar tuntas
tapi tetap terasa nge-ganjel
asing padahal ini sejatinya rumah
kenapa ya?
"ntar balik dari sana nikah aja, kan di sana buat ngumpulin biaya nikah kan?" ucap orang yang tak terlalu asing, juga tak terlalu pekat untuk disebut saudara.
"iya hehe" jawabku dengan pasrah.
"nikah? bahkan terpikir sedikit pun tidak." ucap kepalaku dengan senyum menyeringai.